Pamekasan (beritajatim.com) – Pembinaan atlet dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) di lingkungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, diprediksi tidak berkembang seiring dengan minimnya anggaran untuk proses tersebut.
Terlebih dalam waktu dekat, sejumlah cabor binaan KONI setempat juga akan berpartisipasi pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023 mendatang.
Bahkan mereka juga dituntut untuk memberikan prestasi untuk mengharumkan nama baik kabupaten Pamekasan, di khususnya tingkat regional Jawa Timur.
Hanya saja kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi cabor dengan sejumlah atlet yang hendak disertakan pada ajang tersebut, salah satunya karena minimnya anggaran yang digelontorkan untuk proses pembinaan atlet maupun cabor.
Baca Juga: Motivasi Ketua KONI Pamekasan Bagi Para Atlet
Apalagi dalam rentang waktu satu tahun anggaran, KONI Pamekasan hanya mendapatkan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan, sebesar Rp 1 miliar untuk 31 cabor yang mereka bina.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, setiap cabor di lingkungan KONI setempat, hanya mendapatkan subsidi anggaran sebagai Rp 10 juta setiap tahun. Hal tersebut termasuk untuk biaya pembinaan dan lainnya.
“Untuk saat ini yang ikut Puslatkab terdata sebanyak 18 cabor dari 59 atlet yang kemarin mendapat medali pada Porprov VII,” kata Ketua KONI Pamekasan, Djohan Susanto, Sabtu (6/5/2023).
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Gandeng PWI Kembangkan Wisata Olahraga
Selain itu, total dari cabor yang akan ikut serta pada ajang Pra Porprov Jatim 2023, terdata sebanyak 28 cabor. “Jadi cabor yang akan berpartisipasi pada ajang Pra Porprov Jatim sebanyak 28 cabor dari total 31 cabor di Pamekasan,” ungkapnya.
Hanya saja pihaknya enggan menjelaskan secara detail seputar kondisi anggaran untuk progres pembinaan atlet, ia lebih mengarahkan langsung kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Kepala Disporapar Pamekasan, Kusairi. Khusnsya untuk dimintai keterangan seputar dilema yang dialami KONI Pamakasan. [pin/but]






