Pamekasan (beritajatim.com) – Calon Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menilai peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai akses layanan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup.
Hal tersebut selaras dengan visi dan misi yang diusungnya bersama Sukriyanto (KHARISMA), dan diimplementasikan dalam beragam program yang berorientasi pada sektor peningkatan kesejahteraan masyarakat Pamekasan.
Bahkan hal tersebut juga disampaikan sesuai Debat Publik Pertama Pilkada Serentak 2024 yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, di Ballroom Azana Style Hotel Madura, Jl Jokotole 282 Pamekasan, Minggu (20/10/2024) malam.
“Peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan akses layanan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup, baik dari aspek pendapatan, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi bagi seluruh masyarakat,” kata KH Kholilurrahman.
Guna mewujudkan hal itu, Paslon nomor urut 2 dengan tagline KHARISMA mengusung visi Bangkit Bersama untuk Pamekasan Maju. “Melalui visi ini, kami komitmen meningkatkan akses pendidikan, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mendorong peningkatan ekonomi, dan memperkuat infrastruktur terpadu,” ungkapnya.
“Tidak kalah penting, hal itu juga harus didukung dengan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) unggul, berkarakter agamis, berbudaya dan humanis, serta mewujudkan birokrasi responsif terhadap aspirasi masyarakat,” imbuhnya.
Figur yang akrab disapa Kiai Kholil, juga menegaskan jika peningkatan sektor kesejahteraan masyarakat juga mulai digodok melalui beragam gagasan program inovatif. Termasuk melalui pengalaman dirinya sebagai Bupati Pamekasan, Periode 2008-2013 silam.
“Mengacu pada visi maupun misi yang kami usung, tentu juga kita implementasikan dalam berbagai program yang sudah kita gagas sebagai langkah dan upaya, tentunya untuk mewujudkan peningkatan sektor kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaan debat publik pertama, Paslon KHARISMA juga mengurai 5 (lima) indikator yang dijadikan sub tema dalam tema besar Meningkatan Kesejahteraan Masyarakat dalam Memajukan Pamekasan. Meliputi sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, strategi, inovasi dan terobosan, serta kearifan lokal alias local wisdom. [pin/aje]






