Gresik (beritajatim.com) – Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia, yakni PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans untuk masyarakat Pulau Bawean, Gresik.
Direktur KSEI Syafruddin mengatakan, sumbangan yang mencakup peralatan medis ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan di sejumlah pulau terpencil seperti di Pulau Bawean.
“Pemberian bantuan ambulans laut merupakan bentuk kepedulian pasar modal di bidang kesehatan karena melihat tingginya kebutuhan masyarakat yang berada jauh dari perkotaan, khususnya di daerah kepulauan,” katanya, Jumat (21/04/2022).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuturkan, nantinya bantuan ambulans laut ini ditempatkan di Pulau Bawean agar bisa melayani masyarakat utamanya yang tinggal di pulau terpencil seperti Pulau Gili Noko.
“Di pulau tersebut terdapat 1.800 jiwa dengan 300 kepala keluarga. Butuh waktu 20 menit kalau menyeberang. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat disana,” tuturnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pulau-bawean”]
Bupati milenial ini menambahkan, selain bisa digunakan untuk melayani kesehatan. Keberadaan ambulans laut tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai sentra vaksinai bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Bawean maupun Pulau Gili Noko.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr Mukhibatul Khusna menyatakan ambulans laut ini memiliki beberapa fasilitas. Diantaranya, enam orang yang terdiri dua tempat tidur pasien dan satu tenaga kesehatan (Nakes). Ambulans tersebut juga dilengkapi beberapa alat kesehatan penunjang lainnya.
“Rencananya ambulans laut itu dimanfaatkan untuk emergency, atau kedaruratan antar seperti di Pulau Bawean dan Gili Noko,” pungkasnya. [dny/but]






