Mojokerto (Beritajatim.com) – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan se-Kota Mojokerto memasuki hari ketiga. Kegiatan ini digelar di tiga wilayah, yakni Kelurahan Kranggan, Kelurahan Gedongan, dan Kelurahan Kauman, sebagai tahapan awal penyusunan rencana pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa Musrenbang kelurahan memiliki peran strategis sebagai pintu pertama dalam perencanaan pembangunan daerah. Dalam forum tersebut, masyarakat tidak membahas penambahan anggaran, melainkan menyepakati program prioritas yang paling dibutuhkan.
“Alokasi anggaran setiap kelurahan sudah dihitung dan ditetapkan sejak awal, berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk, kebutuhan masyarakat, serta data anggaran tahun sebelumnya,” ungkap Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan dan penganggaran disusun satu tahun sebelum pelaksanaan. Oleh karena itu, Musrenbang difokuskan pada penyusunan skala prioritas agar program yang diusulkan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
“Musrenbang bukan forum untuk menambah jumlah anggaran, tetapi untuk menyepakati program prioritas yang paling dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Ning Ita juga menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun di tingkat kelurahan akan diseleksi dan diselaraskan pada tahapan Musrenbang kecamatan. Selanjutnya, usulan tersebut akan dibahas pada Musrenbang tingkat kota hingga menjadi bagian dari rencana pembangunan daerah.
“Apa yang dirumuskan di tingkat kelurahan akan dibawa ke kecamatan, lalu ke tingkat kota, dan selanjutnya disinergikan hingga ke provinsi dan nasional,” jelasnya.
Melalui perencanaan yang berjenjang tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memastikan setiap usulan pembangunan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga selaras dengan target pembangunan daerah dan nasional. Ning Ita berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam Musrenbang kelurahan.
Sehingga pembangunan yang direncanakan benar-benar menyeluruh, tepat sasaran, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto. Sebagai informasi, arah kebijakan pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027 difokuskan pada peningkatan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui penguatan daya saing sektor unggulan daerah. [tin/but]






