Ringkasan Berita
Pabrik Gula (PG) Meritjan mencetak rekor kapasitas giling tertinggi sepanjang sejarah berdiri dengan menyentuh angka 2.772 TCD (105% Kapasitas Eksklusif).
Capaian monumental ini diraih di fase awal musim giling 2026 berkat optimalisasi mesin dan soliditas kerja antardivisi.
Manajemen mematok target ambisius untuk menggiling 3 juta kuintal tebu pada musim ini, meningkat signifikan dari capaian tahun lalu.
Strategi keberlanjutan difokuskan pada pemeliharaan performa pabrik serta pengetatan stabilitas pasokan Bahan Baku Tebu (BBT).
Kediri (beritajatim.com) – Kabar baik berembus dari industri gula di wilayah Kediri, Jawa Timur. Memasuki periode awal musim giling 2026, Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri langsung menancapkan taringnya dengan mengukir catatan sejarah baru. Pabrik di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) ini sukses menembus Kapasitas Eksklusif (105% KES) dengan menyentuh angka 2.772 TCD (Tonnes of Cane per Day).
Volume giling harian tersebut menjadi pencapaian tertinggi (all-time high) sepanjang sejarah operasional PG Meritjan. Catatan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa restrukturisasi dan efisiensi mesin yang digalakkan belakangan ini berjalan sangat optimal.
Buah Kerja Keras dan Kemitraan yang Solid
Keberhasilan melompati batasan kapasitas desain pabrik ini disambut optimistis oleh manajemen lokal. General Manager PG Meritjan Kediri, Tites Agung Priyono, menegaskan bahwa lonjakan produktivitas di stasiun gilingan ini merupakan buah manis dari integrasi kerja yang harmonis di seluruh lini.
“Alhamdulillah, berkat sinergi, kerja keras, dan kekompakan seluruh insan PG Meritjan, kami bisa mengukir sejarah baru di awal musim giling 2026 ini. Capaian ini akan terus kami pertahankan sampai akhir musim giling dengan menjaga performa pabrik dan terus menjaga kekompakan di semua lini antarbagian,” ujar Tites Agung Priyono dengan nada bangga.
Target Ambisius Musim Giling 2026
Raihan rekor TCD di awal musim ini menjadi modal penting bagi PG Meritjan untuk menuntaskan target makro yang telah dicanangkan perusahaan. Pada musim giling 2026, manajemen menyodorkan cetak biru yang cukup agresif guna mendongkrak profitabilitas korporasi.
Diketahui, pada musim giling 2026 ini PG Meritjan memiliki ambisisus besar dalam menggiling tebu dengan target sebanyak 3 juta kuintal tebu. Hal ini meningkat dari tahun sebelumnya yang tercapai 2,6 juta kuintal.
Untuk memastikan target 3 juta kuintal tebu tersebut tidak meleset, Tites menambahkan bahwa fokus utama manajemen saat ini berada pada hulu produksi, yakni memastikan pasokan Bahan Baku Tebu (BBT) dari para petani mitra tetap mengalir lancar dan konstan ke dalam cane yard pabrik.
Dengan performa mesin yang berada di titik puncak serta ketersediaan BBT yang terjaga, manajemen optimistis PG Meritjan tidak hanya sekadar mengejar volume produksi swabersama, melainkan siap merealisasikan target korporasi untuk membalikkan keadaan menuju pertumbuhan ekonomi yang sehat dan mencetak laba bersih di akhir tahun fiskal 2026. [nm/aje]






