Sampang (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif dalam upaya pencegahan serta penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kepala UPTD PPA Kabupaten Sampang, Farah Azzahra menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan atau mengadukan apabila mengetahui maupun mengalami tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jika ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama yang terjadi di lingkungan keluarga, segera laporkan ke UPTD PPA agar kami dapat segera turun memberikan pendampingan kepada korban,” ujar Farah, Minggu (19/7/2026).
Ia menjelaskan, selama ini pihaknya kerap terlambat mengetahui adanya kasus kekerasan karena masyarakat lebih memilih melaporkan langsung kepada aparat penegak hukum tanpa terlebih dahulu menginformasikannya kepada UPTD PPA.
Akibatnya, proses pendampingan terhadap korban sering kali baru dilakukan setelah pihak kepolisian memberikan informasi kepada UPTD PPA.
“Sering kali kami terlambat memberikan pendampingan karena tidak mendapat informasi sejak awal. Biasanya kami baru mengetahui setelah ada pemberitahuan dari pihak kepolisian. Padahal, jika masyarakat langsung mengadukan ke UPTD PPA, kami bisa segera memberikan pendampingan sejak awal,” jelasnya.
Farah menambahkan, UPTD PPA yang berlokasi di Jalan Syamsul Arifin, Kabupaten Sampang, merupakan lembaga yang memberikan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan maupun penelantaran.
Selain memberikan pendampingan hukum, UPTD PPA juga menyediakan layanan pemulihan psikologis bagi korban serta secara rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
“Melalui partisipasi aktif masyarakat, UPTD PPA berharap setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditangani lebih cepat sehingga korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara optimal” tutupnya.[sar/aje]






