Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabay mengakhiri laga kontra PSIS Semarang dengan hasil imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026). Sempat unggul dua gol, Bajul Ijo gagal mempertahankan keunggulan setelah Lorensius Amanat Sabda memborong dua gol penyama kedudukan untuk Mahesa Jenar.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama lahir pada menit kedua melalui tendangan Francisco Rivera. Namun, upaya gelandang asal Meksiko itu masih mampu dimentahkan kiper PSIS, Rizky Darmawan, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Dominasi Persebaya terus berlanjut pada 15 menit awal pertandingan. Tim asuhan Bajul Ijo berulang kali mengancam pertahanan PSIS melalui bola-bola udara dengan memaksimalkan postur dan kemampuan duel udara Alex Martins.
Francisco Rivera menjadi motor serangan tuan rumah. Kreativitasnya di lini tengah membuat aliran bola Persebaya lebih hidup. Pada menit ke-25, Rivera mengirim umpan terobosan matang kepada Dicky Kurniawan. Namun, penyelesaian akhir Dicky kembali digagalkan Rizky Darmawan yang tampil sigap di bawah mistar gawang PSIS.
Lima menit berselang, Dicky kembali memperoleh kesempatan melalui eksekusi tendangan bebas. Meski mengarah ke gawang, bola kembali berhasil ditepis Rizky sehingga skor tetap belum berubah.
Pelatih Persebaya kemudian melakukan penyegaran pada menit ke-32 dengan memasukkan M. Ichsan dan Yann Mabella. Ricky Pratama serta Dicky Kurniawan ditarik keluar untuk memberikan variasi serangan.
Tekanan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Francisco Rivera, Alex Martins menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi Rizky Darmawan
Setelah memimpin, Persebaya mulai menurunkan tempo permainan sambil menjaga keseimbangan tim. PSIS sempat memperoleh lebih banyak penguasaan bola pada sisa waktu babak pertama, tetapi belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan gawang Bajul Ijo.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Persebaya Surabaya tetap bertahan berkat gol tunggal Alex Martins.
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali tampil menekan. Hasilnya terlihat pada menit ke-53 ketika Yann Mabella sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui aksi individu yang menembus pertahanan PSIS.
Meski sudah unggul dua gol, Bajul Ijo tidak mengendurkan intensitas serangan. Ramadan Sananta bahkan sempat terjatuh di dekat kotak penalti setelah mendapat tekanan pemain belakang PSIS. Namun, wasit memutuskan permainan tetap dilanjutkan.
Ketika asyik menyerang, Persebaya justru kehilangan konsentrasi di lini belakang. Pada menit ke-74, Lorensius Amanat Sabda memanfaatkan kemelut di depan gawang Reza Arya untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Gol tersebut mengubah ritme pertandingan. PSIS semakin percaya diri, sementara Persebaya justru gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang dimiliki. Penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah bagi skuad asuhan Bernardo Tavares meski mampu mendominasi penguasaan bola.
Kegagalan memanfaatkan peluang akhirnya harus dibayar mahal. Melalui skema serangan balik pada menit ke-84, Lorensius Amanat Sabda kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan merebut kemenangan pada menit-menit akhir lewat tendangan bebas Risto Mitrevski. Namun, Rizky Darmawan kembali menunjukkan kualitasnya dengan menepis bola dan menggagalkan peluang tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Persebaya harus puas berbagi angka dengan PSIS Semarang setelah gagal menjaga keunggulan dua gol dalam laga uji coba tersebut. (faw/but)






