Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah bertabrakan dengan sebuah truk dari arah berlawanan. Benturan keras membuat sepeda motor korban terbakar hebat di tengah jalan.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian pengguna jalan. Video yang direkam salah seorang pengendara memperlihatkan kobaran api melalap sepeda motor korban beberapa saat setelah tabrakan terjadi. Sementara itu, sopir truk terlihat berusaha memberikan pertolongan dengan mendekati korban yang berada di dekat kendaraan yang terbakar.
Korban diketahui bernama Bagja Waluya Aji (24), warga Desa Sidomakmur, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka bakar pada kedua kakinya.
Insiden itu juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur nasional Ngawi–Solo. Kendaraan dari arah Surabaya menuju Solo maupun sebaliknya sempat mengalami antrean karena proses evakuasi korban dan penanganan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika sebuah truk yang dikemudikan Candra Eka Saputra (36), warga Desa Banyuurip, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, melaju dari arah timur menuju barat. Saat itu, sopir truk baru saja kembali ke Sragen setelah mengantarkan muatan tebu dari Kertosono.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga terlalu mengambil haluan ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai korban. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
Kerasnya benturan menyebabkan sepeda motor korban langsung terbakar. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan kendaraan tersebut.
Sopir truk, Candra Eka Saputra, mengaku sempat berusaha menyelamatkan korban dari kobaran api. Namun, saat didekati, korban sudah tidak dapat diselamatkan.
“Saya dari timur ke barat dan bertabrakan dengan motor hingga terbakar. Saya sempat menolong korban dari api, tapi korban sudah tewas,” ujar Candra.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, IPTU Agus Harianto, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan dipicu truk yang melebar ke jalur kanan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
“Benar terjadi kecelakaan truk dari timur terlalu mengambil haluan ke kanan bertabrakan dengan motor korban satu pemotor,” kata IPTU Agus Harianto.
Setelah menerima laporan, petugas Satlantas Polres Ngawi bersama tim medis segera mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan sepeda motor korban yang hangus terbakar, truk yang terlibat kecelakaan, serta membawa sopir truk ke Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk menjalani pemeriksaan.
Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan guna memastikan seluruh penyebab insiden. Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu menjaga lajur kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur nasional yang padat lalu lintas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan fatal dan meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan. [fiq/ian]






