Kediri (beritajatim.com) – Sejumlah pelajar, mahasiswa dan juga masyarakat mengamati gerhana matahari cincin sebagian di Monumen Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri. Mereka mengamati fenomena alam tersebut menggunakan teleskop dan kacamata matahari.
Para pemuda ini sengaja melakukan pengamatan agar dapat melihat fenomena langka tersebut. Kejadian alam ini datang setiap 18 tahun sekali. Selain sebagai hiburan, kegiatan itu juga digunakan untuk edukasi mengenai ilmu astronomi yang jarang diketahui oleh masyarakat umum.

[berita-terkait number=”4″ tag=”gerhana-matahari”]”Tahun ini Indonesia berkesempatan dilewati Gerhana Matahari Cincin. Dari Riau, yaitu Kabupaten Siak dan Kalimantan Barat, Singkawang. Dua tempat itu menjadi tempat paling baik untuk melihat. Sementara di Kediri ini menjadi wilayah yang diluar Gerhana Matahari tersebut, hanya sebagian, tetapi bisa terlibat,” kata Ulfa Zulaikhah, Ktua Kediri Astronomi Club, Kamis (26/12/2019).







