Kediri (beritajatim.com) – Calon wali Kota Kediri nomor urut 01 Vinanda Prameswati menggelar Operasi Pasar Murah di Banaran Sport Center, Sabtu (19/10/2024). Calon kepala daerah yang berpasangan dengan tokoh ulama KH Qowimuddin Thoha itu ingin membantu menekan tingginya harga kebutuhan pokok.
Pasar murah itu digelar oleh Vinanda Prameswati bersama DPC Partai Demokrat Kota Kediri. Sedikitnya ada 750 orang warga di lingkungan Banaran yang datang menyerbu Operasi Pasar Murah ini.
Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan bahwa pasar murah itu merupakan salah satu cara, membantu perekonomian warga. Pasalnya, saat ini harga kebutuhan pokok masih tinggi, dan tidak semua warga bisa membelinya.
“Alhamdulillah panjenengan sedoyo bisa hadir dalam operasi pasar murah ini, dan semoga ini bisa bermanfaat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok,”ucap Calon Wali Kota Kediri itu.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kediri Ashari mengatakan, panitia menyiapkan 1000 paket sembako, dengan item per paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 1 liter. Untuk sistemnya, sebelumnya warga telah membeli kupon seharga 70 ribu rupiah.
“Kita siapkan 1000 paket, dan syukur Alhamdulillah kupon yang terjual sekitar 750 lebih. Dalam operasi pasar ini, harga sembako yang kita jual lebih murah sekitar 30 ribu rupiah dari harga normal,”tutur Ashari.
Adanya operasi pasar murah itu disambut gembira warga yang datang. Salah satunya Sayem warga Banaran yang ikut antre dalam acara itu. Menurutnya, operasi pasar murah itu cukup membantu. Karena harga sembako yang dijual, jauh di bawah harga pasar.
“Alhamdulillah ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan tentunya ibu-ibu yang lain. Karena sekarang kan sembako mahal, kalau di pasar bawa uang 70 ribu, ya belum dapat seperti di sini. Sekali lagi terima kasih Mbak Vinanda, semoga sukses,”ucap Nenek 69 tahun itu.
Acara operasi pasar murah itu sempat mundur dari jadwal, mengingat banyaknya warga yang meminta foto bersama Vinanda. Meski demikian, acara tersebut berjalan dengan lancar. Tingginya antusias warga yang datang sempat membuat panitia kewalahan dalam membagikan sembako. Tidak kurang dari 20 menit, sembako yang ditukar dengan kupon itu ludes terjual. [nm/kun]






