Surabaya (beritajatim.com)- Siapa yang bilang bahwa manis dan gurih tidak dapat disandingkan?
Kombinasi ini dapat Anda temui di daerah Pacet. Penjual es tape ketan hitam dan pentol bakar selalu berdampingan.
Es tape ketan hitam yang dingin, manis, dan sedikit asam dikombinasikan dengan pentol bakar yang gurih, smoky, dan pedas menunjukkan bahwa dua rasa yang berbeda dapat menjadi pasangan yang sempurna. Dimulai dengan es tape yang segar, dan diakhiri dengan pentol bakar dengan rasa pedas dan gurih. Bagi pecinta kuliner yang unik, kombinasi ini akan membuat ketagihan bagi penikmatnya.
Resep es tape ketan hitam ini tidak pernah berubah sejak tahun 1959. Selain itu, resep tetap dijaga keaslian semua bahan yang digunakan untuk membuat esnya. Sebagai contoh, Anda dapat memastikan bahwa gula yang digunakan hanyalah gula murni sampai saat ini. Di toko es tape ketan hitam ini, banyak lebah di sekitar gerobak, menunjukkan bahwa gula yang digunakan memang gula asli.
Pentol bakar disajikan dengan ukurannya yang kecil, pentol ini dibakar seperti satai sebelum disajikan dan baru kemudian dilumuri bumbu kacang dan kecap manis. Bagi pecinta kuliner yang berkunjung ke wisata Pacet, pentol bakar menjadi salah satu jajanan favorit mereka. Dijual oleh pedagang kaki lima ini di samping jajanan tradisional lainnya, seperti ketan hitam.
Perpaduan pentol bakar dan es tape ketan hitam merupakan salah satu bukti bahwa dunia kuliner penuh dengan kejutan. Lidah diajak menari di antara dingin manis dan panas gurih dari satu suapan ke suapan berikutnya. Tidak hanya rasanya yang penting, tetapi juga keberanian untuk mencoba hal baru.
Oleh karena itu, mungkin sudah saatnya untuk memberi kesempatan duet manis gurih ini untuk mencuri hatimu dan selera makanmu jika Anda bosan dengan pilihan makanan yang monoton.[Imelda Faizza}






