Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali fokus melanjutkan tren positif kala bentrok menjamu Dewa United FC, pada pekan ke-29 Super League di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (25/4/1026). Seiring dengan kondisi beberapa pemain yang sebelumnya sempat bermasalah dengan cedera maupun kebugaran sudah mulai membaik.
Terlebih pada laga yang dijadwalkan kick off pukul 15:00 WIB, Laskar Sape Kerrab wajib kembali mengamankan poin guna menjaga asa kembali keluar dari zona merah degradasi. Sebab saat ini posisi mereka kembali digeser Persis Solo di tangga klasemen.
Saat ini mereka kembali menempati posisi 16 klasemen dengan koleksi 26 poin, torehan poin tersebut didapat berkat hasil 6 kami menang, 8 kali imbang, serta 14 laga berakhir dengan kekalahan. Mereka baru memasukkan 29 gol dan sudah kebobolan sebanyak 47 gol dari 28 laga yang dijalani.
Mereka tertinggal 1 poin dari Persis Solo yang sudah menjalani 29 laga, sehingga kemenangan menjadi hal wajib untuk kembali keluar dari zona merah degradasi dan kembali menggeser posisi tim asal Jawa Tengah di tangga klasemen.
Karateker Pelatih Madura United FC, Rakhmad Basuki mengatakan kondisi timnya semakin membaik, terutama dengan pulihnya beberapa pemain yang sebelumnya mengalami masalah cedera dan kebugaran berkat dua kemenangan beruntun kala menjamu Persik Kediri dan bertandang ke markas Persebaya Surabaya.
“Kami bersyukur, beberapa pemain yang kemarin mengalami cedera sudah bisa pulih dan bergabung dengan tim. Secara keseluruhan, persiapan berjalan bagus dan lancar. Mudah-mudahan kami bisa menjaga tren positif dan mendapatkan tiga poin besok,” kata Rakhmad Basuki, Jum’at (24/4/2026).
Ia menyebut beberapa pemain seperti Pedro Monteiro, Lulinha, Junior Brandao, dan Riquelme Souza sebelumnya sempat mengalami masalah kebugaran dan cedera. Namun dalam dua hari terakhir, mereka sudah kembali mengikuti latihan bersama tim.
“Kami lihat kondisinya sudah baik. Ini berkat kerja keras tim medis. Mudah-mudahan besok mereka bisa bermain 100 persen,” ungkap Juru taktik yang familiar disapa Coach RB.
Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap para pemain mampu menjaga performa dan tampil maksimal saat pertandingan. “Selain kesiapan fisik, kami juga menekankan pentingnya aspek mental dan kepercayaan diri pemain. Sebab keyakinan menjadi kunci dalam menghadapi pertandingan,” jelasnya.
“Seperti yang sering kami sampaikan bahwa dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Apapun hasil akhirnya, kita harus berjuang sampai akhir. Kami tidak peduli dengan hasil tim lain. Kami fokus ke tim sendiri,” pungkasnya. [pin/ted]






