Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bertekad mengamankan poin kala menjalani laga krusial menghadapi Borneo FC, pada pekan ke-26 Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (5/4/2026).
Pada laga yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB, Laskar Sape Kerrab wajib menerapkan fokus tinggi agar dapat mengakhiri rentetan hasil minor yang dialami dalam beberapa laga terakhir.
Bahkan Karateker Madura United, Rakhmad Basuki juga memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan baik. Waktu jeda yang ada telah dimanfaatkan secara maksimal untuk mematangkan strategi demi meredam perlawanan tim Pesut Etam.
“Kami berharap apa yang dilakukan selama latihan ini bisa menghasilkan yang terbaik untuk laga besok, tentunya bisa mengamankan poin dari Borneo,” kata Rakhmad Basuki, Sabtu (4/4/2026).
Selain itu, atmosfer positif yang menyelimuti timnya juga ditunjukkan melalui antusiasme pemain menjadi modal penting menghadapi laga tersebut. “Semua pemain terlihat antusias, situasi tim juga sangat bagus. Kami rasa semua punya tekad yang sama untuk bermain lepas agar bisa mendapatkan hasil maksimal,” ungkapnya.
Senada juga disampaikan pemain Madura United, Ahmad Nufiandani yang mengaku sudah memahami instruksi pelatih untuk laga lawan Borneo. “Saat ini kami tidak hanya siap secara fisik, tapi juga mental kuat untuk bangkit,” tegasnya.
“Selama program latihan, kami mengikuti instruksi pelatih. Semoga besok kami bisa meraih 3 poin dan memberikan kemenangan bagi Suporter Madura Bersatu,” pungkas pemain berusia 31 tahun.
Seperti diketahui, saat ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, berada di zona merah degradasi, tepatnya di posisi 16 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 25 laga yang dijalani. Ironis, angka laga justru lebih banyak dibanding koleksi poin yang mereka miliki.
Koleksi 20 poin didapat berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, serta sebanyak 13 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Bahkan hingga pekan ke-25, mereka baru memasukkan 24 gol dan sudah kebobolan sebanyak 42 gol dari 25 laga yang dijalani.
Torehan 20 poin tersebut identik dengan total koleksi 20 poin milik Persis Solo, yang menempati posisi 15 klasemen, yakni satu strip di atas zona merah degradasi. Namun Persis memiliki surplus gol lebih baik dibanding tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura.
Sementara Borneo FC, menempati posisi runner-up klasemen sementara Super League dengan koleksi sebanyak 54 poin berkat hasil 17 kali menang, 3 kali imbang, dan 5 kali kalah. Mereka sudah memasukkan sebanyak 48 gol dan kebobolan 25 gol dari 25 laga yang dijalani. [pin/kun]






