Pamekasan (beritajatim.com) – Pemain Madura United FC, Riquelme Sousa mengaku semakin termotivasi menjelang laga berat menghadapi Borneo FC, pada pekan ke-26 Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (5/4/2026) mendatang.
Gelandang serang berkebangsaan Brasil, menilai jika timnya akan menghadapi lawan berat. Terlebih tim berjuluk Pesut Etam dikenal memiliki kekuatan kolektif yang solid, serta konsistensi performa yang cukup stabil sepanjang musim 2025-2026.
Kondisi tersebut mengharuskan dirinya bersama rekan setimnya memacu semangat dan menambah motivasi menyambut laga yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB. “Latihan hari ini sangat bagus. kita lakukan latihan fisik bersama Coach Marcelo dan taktikal dengan Coach RB (Rakhmad Basuki), kita termotivasi untuk pertandingan besok dan bisa memenangkannya,” kata Riquelme Sousa, Selasa (31/3/2026).
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Borneo FC adalah tim yang kuat, tapi justru itu membuat kami lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” sambung pemain yang sudah menyumbang 1 gol untuk Laskar Sape Kerrab.
Selain itu, pihaknya menyampaikan jika persiapan timnya sejauh ini berjalan dengan baik. Selain latihan fisik dan taktikal, fokus utama latihan menitikberatkan pada konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, sekaligus memaksimalkan setiap peluang yang dimiliki.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemain untuk tetap fokus dan tidak lengah. Sebab kami percaya dengan kerja keras dan disiplin, Madura United memiliki peluang besar untuk meraih hasil maksimal di laga ini,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, berada di zona merah degradasi, tepatnya di posisi 16 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 25 laga yang dijalani. Ironis, angka laga justru lebih banyak dibanding koleksi poin yang mereka miliki.
Koleksi 20 poin didapat berkat hasil 4 kali menang, 8 kali imbang, serta sebanyak 13 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Bahkan hingga pekan ke-25, mereka baru memasukkan 24 gol dan sudah kebobolan sebanyak 42 gol dari 25 laga yang dijalani.
Torehan 20 poin tersebut identik dengan total koleksi 20 poin milik Persis Solo, yang menempati posisi 15 klasemen, yakni satu strip di atas zona merah degradasi. Namun Persis memiliki surplus gol lebih baik dibanding tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura.
Sementara Borneo FC, menempati posisi runner-up klasemen sementara Super League dengan koleksi sebanyak 54 poin berkat hasil 17 kali menang, 3 kali imbang, dan 5 kali kalah. Mereka sudah memasukkan sebanyak 48 gol dan kebobolan 25 gol dari 25 laga yang dijalani. [pin/kun]






