Surabaya (beritajatim.com) – Dukungan antar pembalap menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performa dan perkembangan karier di ajang balap profesional. Hal itu juga terlihat dalam hubungan antara Luca Marini dan Joan Mir yang kini sama-sama memperkuat tim Honda HRC Castrol.
Marini mengungkapkan kekagumannya terhadap Mir yang dinilai memiliki bakat alami luar biasa sebagai seorang pembalap. Menurutnya, Mir mampu mempersiapkan diri dengan sangat baik sebelum balapan, termasuk memastikan kesiapan motor dan perlengkapan secara detail.
“Sebagai pembalap, dia memiliki bakat alami yang luar biasa. Dia sangat cepat ketika bertekad mencapai hasil bagus di akhir pekan karena dia menyukai sirkuit,” ujar Marini, dikutip dari akun resmi MotoGP, Senin (4/5/2026).
Marini juga menyebut Mir sebagai sosok yang selalu mendorongnya untuk bekerja lebih keras. Ia menilai rekan setimnya itu mampu mengambil langkah tepat bahkan dalam situasi sulit.
“Dia selalu mendorongku lebih keras. Dia bisa membuat langkah yang sangat baik ke depan karena dia punya bakat, bahkan dalam situasi yang sulit,” tambahnya.
Sementara itu, Mir merespons pujian tersebut dengan rendah hati. Juara dunia MotoGP 2020 itu mengaku sangat menghargai dukungan dari Marini dan menilai rekannya tersebut sebagai salah satu partner terbaik yang pernah ia miliki.
“Saya sangat menghargai apa yang dikatakan Luca. Saya pikir dia salah satu rekan setim terbaik yang pernah saya miliki, jadi saya senang,” ujarnya.
Diketahui, Marini bergabung dengan tim Honda untuk musim 2024–2025 setelah sebelumnya tampil impresif di kelas Moto2 dan meraih podium perdananya di kelas utama pada 2023.
Sementara Mir merupakan pembalap asal Spanyol kelahiran Palma de Mallorca yang dikenal dengan julukan “Mr. Consistency”. Ia sukses meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 bersama Suzuki dan kini membalap dengan nomor #36 bersama Honda HRC Castrol. (way/but)






