Surabaya (beritajatim.com) – Tim nasional Portugal memberikan penghormatan penuh makna kepada mendiang Diogo Jota sebelum menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) pagi WIB. Momen tersebut bertepatan dengan satu tahun wafatnya penyerang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas bersama sang adik, Andre Silva.
Menjelang kick-off di Toronto, foto Diogo Jota ditampilkan di layar stadion saat lagu kebangsaan Portugal, A Portuguesa, memasuki bagian akhir. Ribuan penonton memberikan tepuk tangan sebagai bentuk penghormatan kepada mantan pemain tim nasional Portugal tersebut.
Sorotan kamera kemudian mengarah kepada kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, yang tampak menahan emosi ketika penghormatan berlangsung. Ronaldo diketahui pernah bermain bersama Jota dalam 32 pertandingan bersama tim nasional.
Portugal akhirnya meraih kemenangan 2-1 atas Kroasia dalam laga yang diwarnai kontroversi pada menit-menit akhir. Seusai pertandingan, Ronaldo mengenakan jersey khusus bernomor 21 sebagai bentuk penghormatan kepada Diogo Jota.
Kepergian Jota pada usia 28 tahun bersama adiknya, Andre Silva, yang berusia 25 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola. Sosoknya terus dikenang oleh tim nasional Portugal maupun mantan klubnya, Liverpool.
Portugal tetap memasukkan nama Diogo Jota sebagai anggota kehormatan skuad Piala Dunia 2026. Sementara itu, Liverpool telah memensiunkan nomor punggung 20 yang selama ini dikenakan sang pemain sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasinya.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa semangat Diogo Jota masih menjadi inspirasi bagi seluruh anggota tim.
“Impian Diogo masih bersama kami dan dia tetap menjadi standar bagi tim ini. Dia menjadi cahaya yang menunjukkan arah bagi kelompok ini,” kata Martinez.
Ia mengakui bahwa kehilangan Jota masih terasa hingga kini.
“Setiap hari terasa berat. Saat kami menjalani latihan, selalu ada momen ketika kami kembali mengingat Diogo.”
Menurut Martinez, peringatan satu tahun wafatnya Jota membuat pertandingan melawan Kroasia memiliki makna yang jauh lebih dalam.
“Saya rasa peringatan ini menjadikan pertandingan ini sebagai pertandingan milik Diogo Jota. Diogo akan selalu bersama kami,” ujarnya.
Sebagai simbol penghormatan, seluruh pemain Portugal mengenakan gelang khusus pemberian Perdana Menteri Portugal. Gelang tersebut memuat nama masing-masing pemain berdampingan dengan nama mendiang Diogo Jota sebagai lambang persatuan dan penghormatan.
Di Inggris, Liverpool juga mengenang mantan penyerangnya dengan meresmikan memorial permanen bertajuk “Forever 20” di Stadion Anfield. Monumen tersebut didedikasikan untuk Diogo Jota dan Andre Silva pada malam menjelang peringatan satu tahun wafat keduanya. (faw/but)






