Surabaya (beritajatim.com) – Cristiano Ronaldo mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah mencetak gol perdana di fase gugur Piala Dunia saat membawa Portugal menumbangkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Gol melalui titik penalti itu bukan hanya menyelamatkan Portugal dari kekalahan, tetapi juga mengakhiri penantian Ronaldo yang telah berlangsung selama enam edisi Piala Dunia untuk mencetak gol di fase knockout.
Portugal sempat tertinggal lebih dulu setelah Ivan Perisic membawa Kroasia unggul pada babak kedua. Namun, momentum berubah ketika Video Assistant Referee (VAR) menghadiahkan penalti kepada Portugal usai Nikola Vlasic dinilai melanggar Renato Veiga saat situasi sepak pojok.
Ronaldo yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti ke tengah gawang gagal dihentikan kiper Dominik Livakovic dan membuat skor kembali imbang.
Gol tersebut sekaligus mengantarkan Ronaldo mencatatkan rekor baru sebagai pemain tertua yang pernah mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia.
Di usia 41 tahun, ia melampaui pencapaian mantan rekan setimnya di Portugal, Pepe, yang sebelumnya memegang rekor tersebut ketika mencetak gol pada usia 39 tahun sembilan bulan.
Beberapa menit sebelum mencetak gol, Ronaldo sebenarnya sempat menggetarkan gawang Kroasia melalui penyelesaian akhir yang impresif setelah menerima umpan lambung. Namun, gol itu dianulir karena ia lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut diyakini menjadi titik balik bagi Ronaldo. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang semula bersiap melakukan empat pergantian pemain, akhirnya tetap mempertahankan sang kapten di lapangan sehingga ia memiliki kesempatan mengeksekusi penalti.
Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, Martinez akhirnya menarik keluar Ronaldo. Pergantian tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa laga melawan Kroasia bisa menjadi penampilan terakhir Ronaldo di ajang Piala Dunia apabila Portugal tersingkir.
Namun, skenario itu tidak terjadi. Penyerang pengganti Goncalo Ramos tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol kemenangan pada masa injury time melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Rafael Leao.
Kroasia sempat mengira berhasil memaksakan perpanjangan waktu ketika mencetak gol pada detik-detik terakhir pertandingan. Akan tetapi, VAR kembali bekerja dan menganulir gol tersebut karena Mario Pasalic lebih dahulu berada dalam posisi offside setelah bola sempat menyentuh Igor Matanovic.
Kemenangan dramatis ini membawa Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Selecao das Quinas akan menghadapi Spanyol yang sebelumnya memastikan tiket usai menang meyakinkan 3-0 atas Austria. (faw/ted)






