Lamongan (beritajatim.com) – Seiring dengan telah dimulainya tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, DPC PDI Perjuangan Lamongan terus berupaya mempersiapkan barisannya dengan maksimal. Salah satunya dengan melantik pengurus DPC Badan dan Sayap partainya yang telah terbentuk.
DPC Sayap Partai yang dilantik dan diambil sumpah janji jabatan masa bakti 2019-2024 itu di antaranya Banteng Muda Indonesia (BMI) dan TMP (Taruna Merah Putih) Kabupaten Lamongan, yang sesuai Surat Keputusan Nomor : 016/ KPTS/DPC/24/XII/2022 tanggal 10 Desember 2022 tentang susunan pengurus DPC BMI dan TMP Lamongan.
Sedangkan untuk Badan Partai, yang diambil sumpahnya yakni Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Lamongan, Badan Pemenangan Pemilu Lamongan, Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Lamongan, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) dan Gerakan Nelayan Tani Indonesia (Ganti) Lamongan.
“Satu tarikan nafas untuk kita ngos-ngosan, sekalian memenangkan Pileg dan DPD 2024, persisnya 14 Februari 2023. Break sebentar lanjut November untuk Pilpres dan Pilkada,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, Husen, usai melantik, Minggu (18/12/2022).
Husen menambahkan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan pengurus BMI dan TMP Lamongan ini dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi guna menggerakkan mesin partainya.
“Saat ini sudah memulai masuk tahun politik. Oleh karena itu badan dan sayap partai, kami minta atas kesadarannya, ikut meraih target hatrick tiga kali di Pemilu 2024. Manuk glatik cucuke abang, mari dilantik langsung berjuang. Jangan sampai manuk glatik cucuke biru, mari dilantik langsung turu,” ucapnya.

Setelah badan dan sayap partai dilantik, Husen mengajak kepada seluruh pengurus agar pada tahun 2023 nantinya mereka mampu merancang sebuah kegiatan penguatan kapasitas pendidikan politik maupun kegiatan positif lainnya.
Pasalnya, menurut Husen, DPC PDI Perjuangan Lamongan memiliki target minimal meraih 10 kursi di DPRD Lamongan, sesuai penetapan saat rapat kerja DPP dan DPD Provinsi Jawa Timur.
“Kalaupun nanti terjadi pemekaran dapil di Lamongan dari 5 menjadi 6-7, maka semakin luas wilayah tempur kita. Ini menjadi tugas dari BSPN dan BP Pemilu bersama DPC untuk melakukan kajian strategis. Namun sikap kita tetap 5 dapil saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, Husen mengungkapkan, PDI Perjuangan telah melaksanakan tahapan-tahapan bagi bakal calon legislatif di seluruh Indonesia, mulai dari tes psikologis bagi bakal calon legislatif sampai pembekalan pendidikan anti korupsi.
Pihaknya juga menegaskan, strategi pemenangan secara terpimpin secara elektoral berbasis gotong royong itu bertumpu pada mesin partai, bukan individual calon legislatif.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Sopo yang gotong, sopo yang royong, sopo sing ngangkat, sopo sing diangkat. Sekali lagi ini keputusan Rakernas 2. Jika ada yang mau hidup sendiri merasa mampu sendiri, maka caleg itu mau bunuh diri,” ujarnya.
Oleh karenanya, Husen terus mengingatkan kepada seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan dan bakal calon legislatif. Ia berkata, banteng itu hidup selalu bergerombol atau berkoloni. Apabila banteng itu hidup sendiri, maka akan terlindas oleh yang lain.
“Mari bertumpu pada mesin partai, jangan sampai sejarah PDI Perjuangan di tahun 2009 terulang. Mulai saat ini, mari kita buat komitmen sampai dengan nanti Pemilu 2024,” pungkasnya. [riq/but]






