Madiun (beritajatim.com) – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, deretan tanaman melon tampak tumbuh rapi di dalam sebuah greenhouse. Bukan di lahan tanah terbuka, melainkan dengan sistem hidroponik yang bersih dan tertata. Tempat ini dikenal dengan nama Greenhouse Paman Jack, sebuah wisata edukasi petik melon yang mulai berdiri sejak akhir tahun 2023.
Greenhouse Paman Jack kini menjadi destinasi alternatif bagi warga Madiun dan sekitarnya, terutama saat musim libur Natal dan Tahun Baru. Selain menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya, pengunjung juga dapat belajar mengenai pertanian modern berbasis teknologi hidroponik.
Pengelola Greenhouse Paman Jack, Marjoko, mengaku dirinya bukanlah petani sejak awal. Puluhan tahun ia merantau sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan dengan profesi sebagai mekanik pabrik. Rasa jenuh bekerja di luar negeri, ditambah keinginan kuat untuk pulang kampung, mendorongnya beralih ke dunia pertanian modern. “Awalnya hanya ingin mencoba, sekaligus memanfaatkan pengalaman melihat teknologi pertanian di luar negeri,” ujar Marjoko.
Tak sekadar bertanam, Marjoko memilih konsep wisata edukasi petik melon. Pengunjung bebas memilih dan memetik sendiri melon yang diinginkan, lalu menimbangnya di kasir dengan harga Rp25 ribu per kilogram. Konsep ini dinilai lebih menarik sekaligus memberikan nilai tambah bagi produk pertanian desa.
Di dalam greenhouse, sedikitnya empat varietas melon dibudidayakan, di antaranya Adinda, Yellow Emperor, Koreana, dan Inthanon. Sejumlah varietas lain juga mulai dikembangkan untuk menambah daya tarik wisatawan.
Menurut Marjoko, konsep wisata petik dipilih untuk menghindari ketergantungan pada tengkulak yang kerap menekan harga petani. Dengan sekitar 800 tanaman melon yang dikelola, greenhouse ini kini menjadi sumber penghasilan sekaligus penggerak ekonomi desa.
Sementara itu, Nita, salah seorang pengunjung, mengaku senang bisa memetik melon langsung dari greenhouse. Selain segar, pengalaman tersebut dinilai edukatif dan cocok sebagai wisata keluarga. “Anak-anak jadi tahu cara menanam melon, dan buahnya juga manis,” katanya.
Dari pengalaman merantau hingga kembali membangun desa, Greenhouse Paman Jack menjadi bukti bahwa ide sederhana yang dipadukan dengan teknologi tepat guna mampu menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Madiun. (rbr/kun)






