Mojokerto (beritajatim.com) – Kirab Bendera Partai Politik (Parpol) Pemilu 2024 Jalur V tiba di Kabupaten Mojokerto, Senin (28/8/2023). Acara seremonial kirab ini adalah program nasional yang dilakukan dalam menyongsong 1 tahun menuju peringatan pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024.
Bersama bendera merah putih dan bendera KPU, sebanyak 18 bendera parpol peserta Pemilu 2024 tersebut dikirab dari Kabupaten Sidoarjo mulai dari start Puncak Trawas menuju Balai Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Dua maskot Pemilu serentak 2024 yaitu Sura-Sulu (Suara Rakyat dan Suara Pemilu) turut dikirab.
Di belakang rombongan pembawa 18 bendera parpol peserta Pemilu 2024, rombongan Panitia Pemilihan Suara (PPS) se-Kabupaten Mojokerto dengan berbagai baju adat disusul di belakangnya. Tak lupa sejumlah banner ajakan kepada masyarakat untuk menyalurkan suara pada 14 Februari 2024.
Selain seremoni serah terima bendera kirab, juga diramaikan dengan kesenian bantengan dan flashmob Jingle Pemilu 2024 yang diperagakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sampai di Balai Desa Ketapanrame, Komisioner KPU Sidoarjo menyerahkan bendera KPU kepada Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori.

“Hari ini pelepasan dari KPU Sidoarjo kemudian kita melakukan penyambutan. Setelah diserahkan nanti akan dikirab di Kabupaten Mojokerto selama delapan hari, 28 Agustus sampai 4 September,” ungkap Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin.
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk menjadi warga negara yang bertanggungjawab, masih kata Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto ini, dengan menggunakan hak pilihnya di 14 Februari 2024. Pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati terkait berita hoax di tengah digitalisasi.
“Masyarakat harus memahami bahwa itu hoax atau bukan. Termasuk pesan ajakan untuk tidak golput oleh KPU melalui PPS dalam pawai tadi sehingga angka partisipasi masyarakat, tujuan akhirnya adalah meningkat. KPU hari ini tidak hanga ingin meningkatkan partisipasi masyarakat tetapi ingin mendorong partisipasi masyarakat berbanding lurus dengan kesadaran masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:
KPU Kabupaten Mojokerto Coret 24 Bacaleg
KPU Kabupaten Mojokerto telah mengeluarkan Index Partisipasi Pemilu (IPP). Tujuan Kirab Bendera Parpol Pemilu 2024 tidak lain untuk memperkenalkan kepada masyarakat terkait 18 bendera parpol peserta Pemilu 2024. Selain itu, KPU Kabupaten Mojokerto akan menyebarkan brosur, komunikasi tatap muka dengan masyarakat untuk melakukan cek Daftar Pemilih Tetap (DPT) online.
“Kawan-kawan PPK dan PPS ikut berpartisipasi dalam kegiatan kirab selama delapan hari. Dari delapan hari itu, setiap hari kita menskemakan beberapa kecamatan untuk dilewati kirab, tempat strategis yang banyak orang. Insya Allah dalam satu hari penuh. Tatap muka, penyebaran brosur di pasar yakni grebek pasar, goes to campus, goes to school,” paparnya.

Zainul berharap, angka golongan putih (golput) di Kabupaten Mojokerto bisa ditekan. Angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2019 sebanyak 84 persen. Harapannya di Pemilu 2024, lanjut Zainul, angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Mojokerto meningkat dari sebelumnya.
Dalam Kirab Bendera Parpol Pemilu 2024 Jalur V tersebut turut hadir Komisioner KPU Sidoarjo, perwakilan KPU Jawa Timur, perwakilan KPU Kota Mojokerto, Bupati Mojokerto, Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, 18 pimpinan parpol di Kabupaten Mojokerto.
Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkompinda) Kabupaten Mojokerto, Camat se-Kabupaten Mojokerto, Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Trawas, organisasi masyarakat (ormas). Acara ditutup dengan penandatangan Deklarasi Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa.
BACA JUGA:
101 Bacaleg Kabupaten Mojokerto Terancam Tidak Masuk Daftar Calon Sementara
Sebelumnya, bendera merah putih, bendera KPU, beserta 18 bendera parpol Pemilu 2024 dikirab selama 194 hari. Sejak diluncurkan pada 14 Februari 2023 lalu di Kabupaten Pulau Mortai. Melewati provinsi Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan.
Bendera akan dikirab di Jawa Timur selama 48 hari. Pasca dari Kabupaten Sidoarjo kemudian Mojokerto, Jombang, Madiun, Kota Madiun, dan terakhir Ngawi. Untuk kemudian diserahkan ke Sragen ,Jawa Tengah pada 7 Oktober 2023 mendatang. [tin/suf]
![Kirab Bendera Parpol Pemilu 2024 Jalur V Tiba di Mojokerto Kirab Bendera Parpol Pemilu 2024 KPU Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230828-185226_aBfBQ7Qr9G-1024x576.jpeg)





