Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Kadin Surabaya, M. Ali Affandi LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk memberikan dukungan penuh kepada pelaku usaha di Surabaya melalui sejumlah stimulus yang dibutuhkan. Langkah ini penting agar ekonomi tetap bisa berjalan dan berkembang.
Mas Andi, panggilan akrab M. Ali Affandi mengatakan, saat ini prioritas Kadin Surabaya dan HIPMI Surabaya adalah meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena yang pertama terkena dampak gejolak ekonomi adalah startup.
“Untuk itu, kami mohon kepada pak Walikota Surabaya agar Kadin dan Hipmi diberi keleluasaan membangun kota dengan memberikan stimulus dari pemerintah. Saya yakin, jika diberikan stimulus, insyaallah pengusaha akan bisa bergerak,” kata mas Andi, saat buka puasa bersama 77 anak yatim di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Sabtu (16/4/2023).
Mas Andi menegaskan, stimulus sangat diperlukan bagi pengusaha, utamanya dari sisi kemudahan dalam perijinan. “Juga terkait perijinan, kami berharap anggota diberi kemudahan dalam pengurusannya,” tambahnya.
Agar ekonomi terus bergerak, Kadin Surabaya juga telah bekerjasama dengan Ormas Muhammadiyah dan Pemuda Pancasila untuk mendirikan Warung Pancasila. “Harapan kami, melalui upaya ini, pelaku usaha, startup-startup yang ada di Surabaya terus bisa berkembang,” tekannya.
Dan dalam rangka membantu penggerak ekonomi kota Surabaya, maka di bulan penuh berkah ini, Kadin Surabaya bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya menggelar kegiatan Sambung Rasa Ramadan yang telah dilakukan sepanjang bulan.
Sambung Rasa Ramadan ditujukan untuk memberikan donasi kepada 777 Penggerak Ekonomi di Surabaya. Dalam rangkaian tersebut, pada tanggal 5 April 2023 telah dibagikan 104 paket donasi di Pondok Pesantren Miftachussunah Tambaksari Surabaya dan juga berbagi 100 paket donasi kepada driver ojek online pada tanggal 6 April 2023.
Kegiatan ditutup dengan Buka Puasa Bersama pada hari ini, Sabtu (15/4/2023) di Graha Kadin Jatim sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Sambung Rasa Ramadan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, dan Ketua MPC Pemuda Pancasila Surabaya Haries Purwoko.
Menurut Mas Andi, pemberian donasi kepada 777 penggerak ekonomi di Surabaya miliki filosofi tersendiri.
“Kenapa 777, karena 7 adalah pitulungan. Dengan memberikan donasi kepada 777 penggerak ekonomi, kami berharap ada pertolongan dari Allah, kepada kami dan kepada masyarakat Surabaya,” tukasnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua HIPMI Surabaya Denny Yan Rustanto mengatakan bahwa pada awalnya, kegiatan Sambung Rasa Ramadan ini hanya ingin memberikan manfaat lebih kepada anggota dan masyarakat.
“Awalnya ingin memberikan donasi kepada 200 orang. Kemudian naik lagi jadi 500 orang. Dan terakhir naik lagi menjadi 777 orang. Semoga ini bisa menjadi kebaikan dan dapat meresonansi masyarakat sekitar,” ujar Denny Yan.
Sementara itu, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, Kadin Surabaya dan HIPMI Surabaya sudah memberikan contoh khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang mampu memberikan kemanfaatan kepada manusia lain.
“Karena melalui upaya yang meraka lakukan, Kadin dan HIPMI telah membantu untuk melepaskan masyarakat kota Surabaya dari kemiskinan. Untuk itu, saya mohon doanya kepada semua yang hadir agar hajat Mas Andi dan semua yang ada disini dikabulkan karena telah memberikan contoh kehidupan selalu berbagi,” pungkasnya.[rea]






