Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran melanda sebuah rumah kos yang ada di Jalan Kapten Darmo Sugondo Gang 16/15 Gresik, Minggu (27/8/2023) dini hari. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.
Kobaran api yang terus membara membuat warga setempat kaget karena terjadi di pagi hari pukul 04.55 WIB. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api tak kunjung padam. Sebaliknya malah terus membesar.
Kebakaran ini bermula saat Nisa, tetangga Agnes pemilik kos-kosan melihat asap di tempat tersebut. Beruntung penghuni kos-kosan tidak ada di tempat. Melihat si jago merah semakin membesar, Nisa langsung memanggil pemilik kos.
Api semakin membesar. Khawatir merembet ke tempat lain. Warga bergotong-royong memadamkan api. Tapi si jago merah tak kunjung padam. Akhirnya, warga menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik.
Kepala Damkarla Kabupaten Gresik, AH Sinaga membenarkan adanya kebakaran yang melanda rumah kos-kosan itu. “Personel yang bertugas di lapangan membutuhkan 1,5 jam memadamkan api yang menghanguskan hunian ini,” ujarnya, Minggu (27/8/2023).
BACA JUGA:
Kaleng Drum Berisi Bahan Kimia Meledak, Gudang di Gresik Hangus Terbakar
Ia menambahkan, saat memadamkan api pihaknya mengerahkan 8 personel serta satu unit mobil damkar, serta mobil suplai air. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta,” imbuhnya.
Terkait dengan kejadian ini Sinaga juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap komponen listrik. Pasalnya, sebagian besar kebakaran di rumah disebabkan korsleting listrik. “Saya menghimbau agar waspada terhadap aliran listrik. Sebaiknya ditata yang baik dan dirawat. Sebab, percikan listrik bisa menyebabkan munculnya api,” pungkasnya. [dny/suf]






