Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran kembali terjadi di Kota Gresik. Kali ini rumah milik M.Yusuf warga Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gang 36 Gresik, hangus dilalap api saat ditinggal mengantar anak sekolah.
Kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga M.Yusuf yang bernama Nur. Dia melihat ada asap hitam menggumpal di atas genting rumah. Melihat ada kobaran api, Nur langsung melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik.
Selang beberapa menit, datang satu unit mobil damkar serta mobil penyuplai air ke lokasi terjadinya kebakaran. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
“Penyebab kebakaran ini diduga konsleting listrik. Saat itu, kondisi rumah sedang kosong karena ditinggal pemiliknya mengantar anaknya ke sekolah,” ujar Kepala Dinas Damkarla Gresik, AH. Sinaga, Jumat (3/06/2022).
Ia menambahkan, butuh waktu dua jam untuk memadam api. Petugas berjibaku menjinakkan api supaya tidak menjalar kemana-mana. Apalagi rumah yang terbakar masuk di gang.
“Anggota yang bertugas menerima laporan pukul 07.19 wib. Tiba di lokasi pukul 07.24. Api selesai dipadamkan pukul 08.50 wib,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-gresik”]
Terkait dengan kejadian ini, AH.Sinaga menghimbau warga agar selalu mengecek tempat listrik bila meninggalkan rumah. Hal itu dilakukan supaya rumah yang ditinggal tetap aman.
“Saya menghimbau semua peralatan yang menggunakan listrik tetap dicek. Bila ada yang rusak dimatikan termasuk juga saat menyalakan seterika maupun alat pemanas,” pungkasnya. [dny/but]






