Pacitan (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda Graha Prima Bar & Karaoke di Kabupaten Pacitan pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan area hall serta bar di tempat hiburan tersebut dengan sangat cepat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas dari seorang karyawan pada pukul 04.22 WIB.
“Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 04.30 WIB, dan Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Pacitan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian,” jelas Sugito, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pacitan, Rabu (18/2/2026). Tim pemadam tiba di lokasi hanya beberapa menit setelah menerima laporan darurat tersebut.
Sebanyak dua unit armada dikerahkan ke lokasi, yakni Unit Fire Hunter dan Unit Watersupply untuk menjinakkan api. Operasi pemadaman melibatkan 10 personel pemadam kebakaran yang bekerja intensif di lapangan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 30 menit setelah petugas tiba di lokasi kejadian. Sugito menyatakan bahwa kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik di dalam ruang hall.
Kondisi ruang hall saat kejadian sedang kosong dan tidak ada aktivitas operasional apa pun di dalamnya. Insiden ini baru disadari oleh pekerja di lokasi setelah aliran listrik atau MCB tiba-tiba mati mendadak.
“Dugaan sementara, kebakaran berasal dari ruang hall akibat korsleting listrik. Karena ruangan tersebut kedap suara, asap tidak langsung keluar sehingga para pekerja tidak segera mengetahui adanya api,” ujar Sugito saat dikonfirmasi.
Meski tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa, kebakaran pada ruangan seluas 6 x 8 meter persegi itu berdampak fatal. Kerugian yang dialami pemilik usaha ditaksir mencapai angka ratusan juta rupiah akibat kerusakan properti yang cukup parah.
Sugito mengimbau para pelaku usaha, khususnya pengelola tempat hiburan dan bangunan komersial, untuk rutin memeriksa instalasi listrik secara berkala. Pencegahan dini dinilai sebagai langkah paling efektif untuk meminimalisir risiko kebakaran serupa di masa depan.
“Kami mengingatkan agar instalasi listrik dicek secara berkala dan tidak melebihi kapasitas. Pencegahan jauh lebih penting agar kebakaran tidak terjadi,” pungkas Sugito. [tri/beq]






