Mojokerto (beritajatim.com) – Sering langsung membuang struk setelah berbelanja? Jika Anda berbelanja di Kota Mojokerto, sebaiknya simpan baik-baik struk tersebut. Pasalnya, selembar struk belanja kini bisa menjadi tiket Anda menuju Tanah Suci.
Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto saat ini masih menggelar perhelatan akbar Mojo Shop Fiesta (MSF) 2026 hingga 20 September mendatang. Ajang yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-108 Kota Mojokerto ini membagikan segudang hadiah fantastis bagi warga yang berbelanja di tenant peserta, baik di pasar tradisional maupun pelaku UMKM lokal.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita), mengingatkan warganya agar tidak melewatkan kesempatan emas ini hanya karena malas menukarkan struk.
“Jangan sampai kesempatan mendapatkan hadiah terlewat. Event ini masih berlangsung hingga 20 September, jadi kami mengajak masyarakat segera mengunggah struk belanjanya melalui website resmi,” ungkap Ning Ita, Kamis (16/7/2026).
Ning Ita menjelaskan, Mojo Shop Fiesta 2026 digelar mulai 20 Juni hingga 20 September 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Berbagai hadiah menarik telah disiapkan, mulai dari 1 paket umrah, 1 unit sepeda motor, 5 sepeda gunung (MTB), 2 mesin cuci, hingga puluhan hadiah lainnya.
Masyarakat cukup berbelanja minimal Rp50 ribu di tenant Mojo Shop Fiesta 2026 untuk memperoleh kesempatan mengikuti undian. Selanjutnya, struk transaksi disimpan dan diunggah melalui website resmi kotamojokerto-shopfest.com. Setelah diverifikasi oleh admin, peserta akan menerima kupon digital lengkap dengan barcode dan kode unik yang dikirim secara otomatis melalui WhatsApp.
Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini, hanya kupon digital yang telah lolos proses verifikasi yang berhak mengikuti pengundian hadiah yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunda proses unggah struk agar kesempatan memperoleh hadiah tidak hilang.
“Pastikan kupon digital yang sudah diterima melalui WhatsApp disimpan dengan baik. Kupon yang telah diverifikasi itulah yang nantinya berhak mengikuti pengundian berbagai hadiah menarik pada Oktober mendatang,” tegasnya.
Lebih dari sekadar program undian, Ning Ita menilai Mojo Shop Fiesta menjadi salah satu upaya Pemkot Mojokerto untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Melalui program tersebut, masyarakat didorong berbelanja di pasar tradisional, UMKM, dan pelaku usaha lokal sehingga mampu meningkatkan omzet sekaligus memperkuat perdagangan di Kota Mojokerto.
“Semakin banyak masyarakat berbelanja di tenant Mojo Shop Fiesta, semakin besar peluang memperoleh hadiah. Di sisi lain, aktivitas belanja tersebut juga meningkatkan omzet pelaku usaha, menarik lebih banyak pelanggan melalui promosi bersama, sekaligus memperkuat ekonomi dan perdagangan lokal Kota Mojokerto,” terangnya.
Menjelang berakhirnya pelaksanaan program, Ning Ita kembali mengajak masyarakat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk berbelanja di tenant peserta Mojo Shop Fiesta.
“Mari manfaatkan kesempatan yang masih tersisa hingga 20 September ini. Belanja di tenant Mojo Shop Fiesta, dukung UMKM dan pasar tradisional Kota Mojokerto, serta raih kesempatan membawa pulang hadiah utama berupa paket umrah, sepeda motor, hingga puluhan hadiah menarik lainnya,” ajak Ning Ita.
Daftar Hadiah Menggiurkan Mojo Shop Fiesta 2026:
- 1 paket umrah gratis
- 1 unit sepeda motor
- 5 sepeda gunung (MTB)
- 2 unit mesin cuci, dan puluhan hadiah menarik lainnya.
Bagaimana Cara Ikutannya?
- Belanja: Cukup lakukan transaksi minimal Rp50.000 di tenant atau pasar yang berpartisipasi dalam MSF 2026.
- Foto & Unggah: Foto struk belanja Anda dan unggah melalui situs web resmi di kotamojokerto-shopfest.com.
- Tunggu Verifikasi: Admin akan memverifikasi struk Anda. Jika lolos, kupon digital berisi barcode dan kode unik akan dikirim otomatis ke WhatsApp Anda.
- Simpan Kupon: Pastikan kupon WhatsApp tersebut tidak terhapus. Kupon inilah yang akan diundi pada Oktober 2026.
Selain memanjakan warga, program ini merupakan langkah taktis Pemkot Mojokerto untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Dengan mendorong warga berbelanja di pasar dan UMKM lokal, perputaran uang di daerah akan semakin kuat.
“Semakin banyak berbelanja, peluang menang makin besar. Di saat yang sama, omzet pedagang lokal kita juga ikut meroket,” pungkas Ning Ita. [tin/ian]






