Jakarta (beritajatim.com) – Kartu merah Dejan Tumbas membuat Persebaya Surabaya bermain dengan sepuluh orang dalam laga lawan Dewa United. Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Pertandingan pekan ketujuh Super League 2025/2026 tersebut berlangsung di Banten International Stadium, Serang pada Jumat (26/9/2025) malam.
Bertindak sebagai tuan rumah, Dewa United tampil menyerang sejak menit pertama. Mereka membuat Persebaya harus bermain bertahan pada awal laga ini.
Dominasi Dewa United begitu terlihat sepanjang 20 menit berlangsungnya babak pertama. Mereka menekan Persebaya dari sisi kiri dan kanan pertahanan Bajul Ijo.
Namun, acungan jempol harus diberikan kepada lini pertahanan Persebaya. Mereka tampil sangat disiplin dan kokoh dalam menghalau serangan-serangan Dewa United.
Selain itu, kiper Ernando Ari Sutaryadi juga bermain apik. Ernando bahkan melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-27. Berawal dari sepak pojok Stefano Lilipaly, sundulan Rafael Struick berhasil ditepis Ernando.
Gawang Persebaya sempat jebol melalui tendangan parabola Stefano Lilipaly pada menit ke-29. Akan tetapi, gol dianulir karena Lilipaly sudah dalam posisi offside.
Petaka untuk Persebaya hadir pada menit ke-38 saat Dejan Tumbas mendapat kartu merah langsung dari wasit. Tumbas harus keramas lebih awal karena menyikut wajah Taisei Marukawa.
Meski kalah jumlah pemain, Persebaya berupaya untuk mencetak gol lewat skema serangan balik. Hanya saja, upaya mereka belum membuahkan hasil.
Dewa United juga membombardir pertahanan Persebaya pada penghujung babak kedua. Namun tidak ada gol hingga jeda laga. Skor masih imbang 0-0. (faw/but)






