Kediri (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin atau yang akrab disapa Gus Qowim menunaikan zakat melalui Baznas Kota Kediri sekaligus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi tersebut agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Momentum pembayaran zakat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban keagamaan, khususnya menjelang Lebaran yang identik dengan berbagi kepada sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim menegaskan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas yang telah memiliki legitimasi pemerintah serta sistem pengelolaan yang terstruktur.
“Untuk saudara-saudara seiman, saya mengajak bayarlah zakat melalui lembaga Baznas dan InsyaAllah amanah. Mari tunaikan zakat, infak, maupun sedekah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Baznas merupakan lembaga amil zakat yang dibentuk secara resmi oleh pemerintah dan telah berpengalaman selama lebih dari dua dekade dalam menghimpun serta mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Selama 25 tahun, Baznas dinilai konsisten menjalankan perannya dalam memastikan dana yang terkumpul dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Selain mengajak masyarakat, Gus Qowim juga menyampaikan doa bagi para muzakki atau pemberi zakat di Kota Kediri agar mendapatkan keberkahan dalam kehidupan mereka.
“Semoga Allah SWT mengganti dengan yang jauh lebih baik dari apa yang telah dikeluarkan, serta memberikan keberkahan dalam kehidupan para muzakki,” tambahnya.
Ajakan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat Kota Kediri dalam menyalurkan zakat melalui jalur resmi, sehingga distribusi bantuan dapat lebih merata dan berdampak luas, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. [nm/beq]






