Surabaya (beritajatim.com)– Yiska Yulia, Istri dari salah satu korban miras mematikan Vasa Hotel mempunyai perasaan janggal kepada Arnold. Ia memiliki feeling jika sepertinya Arnold menyembunyikan sesuatu. Diketahui, Arnold adalah bartender Cruz Lounge Bar Vasa Hotel yang meracik minuman untuk para korban musisi Surabaya.
“Tapi kemarin (rekonstruksi) kenapa ya, aku feeling ada hal besar yang masih ditutupi Arnold,” ungkap Yiska, Minggu (07/01/2024).
Yiska Yulia adalah salah satu orang yang mengikuti proses rekonstruksi di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, Jumat (05/01/2024) kemarin. Ia menyaksikan 25 adegan sesuai dengan pengakuan Arnold dalam pemeriksaannya dengan penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Ia melihat, Arnold memperagakan aksi mencampur minuman di dalam karafe yang dikonsumsi oleh para korban.
“Lima karafe pertama itu (metanol) 100 mili per karafe. Karafe berikutnya 200 mili per karafe,” imbuh Yiska.
Total ada 1,3 liter metanol yang dicampurkan oleh Arnold ke Karafe para korban yang saat itu sedang minum dengan total 9 orang. Dengan berbagai kejadian yang ia lihat selama proses rekonstruksi kemarin, Yiska mengaku sudah memaafkan bartender Cruz Lounge Bar Vasa Hotel itu.
“Saya melepaskan pengampunan kepada Arnold. Tapi saya minta biar proses hukum terus berjalan dan mengungkap kasus ini seterang-terangnya,” katanya.
Ia pun sempat merasa kasihan dengan Arnold. Ia menangkap ada ketakutan dan kebingungan di wajah Arnold saat proses rekonstruksi di Vasa Hotel. Ia menyesal belum sempat mendoakan Arnold.
“Aku nyesel gak doain dia. Aku liat mukanya bingung dan takut banget. Aku kasihan,” tutur Yiska.
Namun, Yiska berharap agar kasus tragedi Vasa Hotel yang menewaskan William Adolf Refly, Reza Ghulam, dan Indro Purnomo ini terungkap jelas. Termasuk motif dibalik peristiwa ini.
“Saya dan Refly memang baru kenal Arnold saat band kami (Ogie and Friends) mulai ada kontrak di Cruz. Karena saya dan Refly menganggap Arnold adalah bagian dari lingkungan kerja kami,” tutupnya.
Kini Yiska Yulia harus berjuang sendirian untuk menghidupi dua buah hatinya bersama William Adolf Refly.
Diketahui, Manajemen Vasa Hotel sempat menolak hasil temuan polisi terkait keberadaan Metanol di Cruz Lounge Bar. Versi polisi, Metanol itu dibeli oleh manajemen hotel milik Hermanto Tanoko lewat CV Berkat Agung Sejahtera. Lalu, CV Berkat Agung Sejahtera memesan metanol itu Botanica Store secara online. Namun, manajemen Vasa Hotel mengatakan tidak ada pembelian metanol. Disisi lain pihak manajemen berstatemen tidak membantah rilis kepolisian. [ang/aje]






