Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya, Bambang Haryo Soekartono (BHS), secara resmi melepas 30 atlet pencak silat untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
Acara pelepasan digelar di salah satu hotel di kawasan Tretes, Pasuruan, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya membangun semangat dan motivasi atlet menuju prestasi tertinggi.
“Kita masuk di 22 nomor semuanya lengkap, untuk menjadi juara umum itu yang pertama dulu,” ujarnya melalui keterangan tertulis kepada media, Minggu (22/6/2025).
BHS menyatakan bahwa target juara umum bukanlah sekadar ambisi, tetapi merupakan misi realistis dengan mempertimbangkan kualitas para atlet yang telah dibina secara intensif. Ia menargetkan raihan minimal tujuh medali emas, bahkan meyakini jumlah tersebut bisa terlampaui.
“Saya kok yakin bisa lebih dari itu,” tegasnya.
Ia menilai para atlet memiliki kapasitas luar biasa, terdiri dari kombinasi atlet senior berpengalaman dan atlet junior berbakat yang telah mendapatkan pelatihan secara maksimal.
“Ini atlet punya kemampuan luar biasa yang pernah menjuarai beberapa kali di Porprov, tetapi ada juga atlet junior yang tidak kalah piawainya yang sudah dilatih secara maksimal oleh pelatih yang luar biasa,” imbuhnya.
Meski yakin dengan kekuatan tim Surabaya, BHS tetap mengakui kekuatan kontingen dari Sidoarjo, Malang, dan Kediri sebagai rival tangguh. Ia pun mengingatkan para pelatih agar menjaga kondisi jasmani, rohani, dan mental para atlet demi hasil maksimal di arena nanti.
“Dan, saya yakin kalau sehat jasmani, rohani dan mentalnya dan dengan persiapan yang cukup bisa menghasilkan yang cukup maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih Kontingen IPSI Surabaya, Nur Asmi Rifai, menuturkan bahwa proses persiapan telah dilakukan selama 1,5 tahun. Tiga pekan terakhir menjadi masa krusial karena para atlet mengikuti pelatihan khusus di sebuah asrama.
“Sehingga, pelatihan intensif ini diharapkan meningkatkan kemampuan sehingga bisa perform maksimal,” tuturnya.
Dari 22 nomor yang akan dipertandingkan di Porprov Jatim 2025, sejumlah nomor yang sebelumnya hanya meraih medali perak seperti kelas D putra, E putra, dan D putri kini ditargetkan naik podium tertinggi.
Sebagai penutup acara pelepasan, BHS turut mengajak seluruh atlet untuk bernyanyi dan berjoget bersama. Langkah ini disebutnya sebagai bentuk dukungan moril sekaligus sarana memperkuat kebersamaan dan semangat juang tim pencak silat IPSI Surabaya. [tok/suf]






