Jombang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang secara resmi melepas sebanyak 559 kontingen untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025.
Bupati Jombang, H. Warsubi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat para atlet, pelatih, dan ofisial yang akan bertanding mewakili daerah.
Pemkab Jombang menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan sosial dengan menjalin kerja sama bersama BPJS Ketenagakerjaan. Kartu kepesertaan diberikan langsung secara simbolis oleh Bupati Warsubi sebagai bentuk perlindungan selama ajang berlangsung.
“Saya bangga atas semangat juang para atlet Jombang. Kalian adalah duta olahraga daerah yang membawa harapan besar untuk mengharumkan nama Jombang di tingkat provinsi. Tunjukkan dedikasi, jaga sportivitas, dan bertandinglah dengan semangat pantang menyerah,” tegasnya.
Selain jaminan sosial, Pemkab Jombang juga menyiapkan bonus prestasi bagi atlet berprestasi. Pemerintah menetapkan bonus Rp30 juta untuk peraih medali emas, Rp20 juta untuk medali perak, dan Rp10 juta untuk medali perunggu.
Ketua KONI Jombang, Sumarsono, mengungkapkan optimisme dalam menghadapi Porprov kali ini. Ia berharap capaian Jombang dapat meningkat dari edisi sebelumnya.
“Pada Porprov 2023, Jombang berada di peringkat 21 dengan perolehan 14 emas, 8 perak, dan 29 perunggu. Tahun ini, target kita masuk 15 besar klasemen akhir. Semoga para atlet bisa tampil maksimal dan mendapat bonus dari Abah Warsubi,” ujarnya.
Kontingen Jombang akan berlaga di berbagai cabang olahraga, mulai dari atletik, basket, sepak bola, dayung, arung jeram, taekwondo, pencak silat, hingga e-sport.
“Dengan dukungan dari pemerintah daerah, perlindungan sosial, dan insentif yang memotivasi, diharapkan kontingen Jombang dapat menunjukkan prestasi terbaiknya di Porprov Jatim IX 2025,” pungkas Sumarsono.
Dari sisi atlet, semangat dan target tinggi juga dikobarkan. Ardi Wirayuda, atlet lari cabang atletik nomor 5.000 meter dan 10.000 meter dari Gekrafs, menyatakan tekadnya untuk menyumbang medali emas.
“Target saya di Porprov kali ini adalah dua medali emas. Saya akan berjuang semaksimal mungkin demi Kabupaten Jombang, memberikan yang terbaik di lintasan, dan mengharumkan nama daerah.”
Sementara itu, Sivana Asmi, atlet bola basket 3×3, menyampaikan kesiapan dan antusiasmenya dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi ini.
“Ini pertama kalinya saya ikut event 3×3 di level sebesar Porprov Jawa Timur. Sejak Februari lalu, kami sudah rutin latihan, bahkan harus ke luar kota dan sparing dengan tim luar. Alhamdulillah, perkembangan kami sangat pesat, dan saya yakin kami bisa membawa pulang medali emas untuk Jombang,” pungkasnya.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah, pelatihan intensif, serta perlindungan sosial yang diberikan menunjukkan keseriusan Kabupaten Jombang dalam mengangkat prestasi olahraga daerah ke level yang lebih tinggi melalui Porprov Jatim IX tahun 2025. [suf]






