Gresik (beritajatim.com) – Imbas gara-gara membakar sampah di belakang rumah. Satu rumah warga atas nama Asning warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik, dilalap api hingga ludes.
Beruntung api yang membakar rumah itu, tidak sampai menjalar ke rumah lainnya.
Kejadian kebakaran itu, terjadi pada pukul 02.24 wib. Namun, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, menerima laporan pada pukul 02.26 wib.
Usai menerima laporan adanya rumah warga dilalap api. Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) meluncur ke lokasi kejadian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kebakaran-gresik”]
Salah satu saksi mata Alfin warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik menuturkan, api berasal dari belakang rumah korban. Pasalnya, api secara cepat menjalar ke rumah saat membesar.
“Api tiba-tiba membesar lalu dengan hitungan detik menghanguskan seluruh isi rumah. Beruntung api yang membesar itu tidak menjalar kemana-mana,” Rabu (1/05/2022).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, AH.Sinaga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 5 juta.
“Tidak ada korban jiwa tapi kerugian material cukup besar karena isi rumah milik korban ludes terbakar,” katanya.
Dirinya menghimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Warga tidak seenaknya membakar sampah bekas di dekat rumah. Sebab, dampaknya berbahaya saat api membesar.
“Saya menghimbau kepada warga jangan membakar sampah sembarangan. Dampaknya bisa berbahaya sewaktu-waktu jika membesar,” pungkasnya. (dny/ted)






