Lamongan (beritajatim.com) – Setelah dianugerahi 2 penghargaan Nirwasitha Tantra 2022, kini Bupati Lamongan Yuhronur Efendi kembali terima penghargaan sebagai penggerak entrepreneur berbasis UMKM pada Indonesia Entrepreneur Challenge (IEC) 2023.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan kepada Bupati Yuhronur, pada Selasa (30/8) malam, di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta.
Tak hanya itu, Bupati Yuhronur juga menerima Trofi Juara Umum Indonesia Entrepeneurs Challenge (IEC) 2023, dalam acara yang diselenggarakan oleh Tempo Media Group bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Orbitin Indonesia.
Untuk bisa mendapatkan penghargaan tingkat Nasional ini, Kabupaten Lamongan telah memasuki standar penilaian, meliputi kreativitas masing-masing dalam mendirikan dan mengembangkan usaha, pencapaian omset dan laba usaha, penggunaan strategi pemasaran yang unik dan tepat, serta penerapan sistem digital dalam operasi mereka.
Selain itu, penilaian lebih diberikan kepada peserta yang berhasil menggandeng lingkungan dan masyarakat pada usaha mereka dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs).
Bupati Yuhronur menegaskan, UMKM di Kabupaten Lamongan disebut sebagai pahlawan ekonomi. Pasalnya, UMKM berkontribusi dalam membangkitkan ekonomi pasca pandemi.
“Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Lamongan berada pada angka 5,56. UMKM masuk dalam prioritas Lamongan, karena kontribusi nyata telah diberikan. Terutama kontribusi pada Kebangkitan ekonomi pasca pandemi,” tutur Bupati Yuhronur, Kamis (31/8/2023).
Orang nomor satu di Lamongan ini juga menjelaskan, sebanyak 252.384 UMKM di Lamongan gencar diberikan pembinaan terkait packaging hingga pemasarannya, fasilitasi dalam sarana prasana hingga modal usaha, legalitas usaha secara gratis dan diikutsertakan dalam ajang pameran. “Hal tersebut bertujuan agar UMKM di Kabupaten Lamongan memiliki potensi maksimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yuhronur mengungkapkan bahwa UMKM yang berkualitas tentu melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing. Oleh sebab itu, demi mempertahankan eksistensi UMKM Lamongan, Pemkab Lamongan terus melakukan pembinaan kepada entrepreneur millenial melalui program Megilan Entrepreneur (Megpreneur).
“Potensi UMKM di Lamongan harus bersifat sustainable, kami telah mencanangkan program Megpreneur, yang mana tujuan utamanya ialah menumbuhkan jiwa entrepreneur pada generasi muda. Karena mereka yang akan meneruskan eksistensi UMKM di Lamongan,” paparnya.
Sebagai informasi, ada beberapa UMKM dari Lamongan yang turut mendapat penghargaan IEC tahun 2023, di antaranya Cool and Clean kategori fashion, Biar Clean dan HQ Jaya kategori alat rumah tangga sekaligus produk kreatif, serta Inspirasigo kategori pendidikan.
Bahkan, setelah ini, produk UMKM Biar Clean dan HQ Jaya akan memperoleh kesempatan tampil dalam pameran Trade Expo Indonesia.[riq/kun]
BACA JUGA: Belasan Siswi SMPN Dibotaki, DPRD Lamongan Angkat Bicara






