Situbondo (beritajatim.com) – Polres Situbondo menyiagakan personel gabungan dalam rangka mengamankan empat aksi unjuk rasa. Hal itu guna menyikapi rencana adanya organisasi mahasiswa dari PMII Situbondo, Aliansi Masyarakat Anti Korupsi, Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi Edukasi Resistensi Advokasi (GP SAKERA) dan Ikatan Masyarakat Situbondo Anti Korupsi (IMSAK) yang akan melakukan aksi.
Kapolres Situbondo AKBP Rezi Darmawan menyebut pihaknya akan menerjunkan sekitar 500 personel gabungan. Dari jumlah itu di antaranya akan diback up oleh personel Polres Bondowoso, Polres Probolinggo dan Brimob.
“Dalam pengamanan unras ini para personel ditekankan untuk mengedepankan sisi humanis namun tetap tegas dengan memberikan pengayoman kepada para demonstran,” kata Kapolres Situbondo AKBP Rezi Darmawan saat apel pagi, Senin (26/8/2024).
Selain itu, kata Rezi, Polres Situbondo juga menyiapkan para Perwira pengendali dan tim negosiator. Keberadaannya akan terus berkomunikasi dengan massa termasuk membantu lalu lintas serta aktifitas masyarakat lainnya.
“Kita sudah siapkan tim negosiator yang berkomunikasi agar bisa menyampaikan pendapatnya dengan baik. Kita akan tangani semuanya dengan humanis terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasinya,” terangnya.
Lebih lanjut, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Darmawan mengatakan, personel gabungan tersebut disebar di titik yang menjadi lokasi unjuk rasa. Di antaranya, di Gedung DPRD Situbondo, Kantor KPU Situbondo, Pemda Kabupaten Situbondo dan Kantor Kecamatan Arjasa.
Pihaknya juga mengimbau kepada peserta aksi untuk selalu mematuhi peraturan agar proses penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.
“Kami mengimbau tidak ada larangan bagi siapa saja menyampaikan aspirasi, tentunya dengan tetap memperhatikan aturan perundang-undangan yang berlaku, saling menghormati, tetap menjaga ketertiban dan tidak anarkis,” pungkasnya. (rin/but)






