Kediri (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Haflah Khatmil Qur’an Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an (PTQ) Ma’unah Sari sekaligus peringatan Haul Almaghfurlah KH. R. Abdul Qodir Munawwir ke-65, KH. M. Mubassyir Mundzir ke-37, dan KH. Abdullah Faqih Dahlan ke-11, di Pesantren Tahfidhul Qur’an Ma’unah Sari, Minggu (25/1/2026).
Pada kegiatan tersebut, sebanyak 29 khatimin dan 30 khatimat dinyatakan telah menuntaskan hafalan Al-Qur’an melalui proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan, kesabaran, dan keistiqamahan.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Haflah Khatmil Qur’an pada hari ini. Ini merupakan momen yang tidak hanya membahagiakan bagi para santri dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kota Kediri,” tutur Gus Qowim.
Gus Qowim menyampaikan bahwa para santri PTQ Ma’unah Sari berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan Kalimantan.
“Hal ini menjadi bukti bahwa Kota Kediri, melalui pondok-pondok pesantrennya, telah menjadi rujukan nasional bagi para pencari ilmu Al-Qur’an,” imbuhnya.
Menurutnya, keberadaan pesantren di Kota Kediri merupakan amanah besar dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlakul karimah.
Ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pengasuh, ustadz, ustadzah, serta pengelola Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Ma’unah Sari dan pesantren-pesantren di Kota Kediri atas dedikasi dan pengabdian dalam menebarkan ilmu Al-Qur’an.
“Ilmu yang diajarkan di pesantren ini tidak hanya memberi manfaat bagi santri, tetapi juga mengalir luas ke seluruh penjuru negeri, bahkan menjadi cahaya bagi umat,” ujarnya.
Gus Qowim juga memberikan apresiasi kepada para wali khatimin dan khatimat atas keikhlasan dan kesabarannya dalam mendukung putra-putri mereka menempuh pendidikan Al-Qur’an, meski harus jauh dari rumah.
Melalui peringatan haul para masayikh, ia mengajak seluruh hadirin untuk meneladani perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para ulama dalam menjaga dan menyebarkan Al-Qur’an.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Ma’unah Sari KH. R. Abdul Hamid Abdul Qodir, Pengasuh PP Bustanu Usysyaqil Qur’an Betengan Demak KH. Muhammad Mahfudz Harir, para masayikh, seluruh khatimin dan khatimat, para wali santri, serta tamu undangan lainnya. [nm/but]






