Gresik (beritajatim.com)- Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik tak main-main mendukung ketahanan pangan. Meski dicap sebagai kota industri dan investasi. Gresik merupakan daerah penopang pangan di Jawa Timur. Data Dinas Pertanian Pemprov Jatim mencatat daerah ini masuk lima besar produktivitas tanaman padi. Tahun lalu mampu menghasilkan rata-rata 6,2 ton per hektar gabah kering. Untuk mendukung sektor pertanian. Pemda setempat bakal membangun gudang Bulog untuk menyerap gabah petani.
Rencananya tahun 2026 gudang Bulog tersebut dibangun di daerah Selatan Gresik. Dipilihnya daerah itu karena wilayahnya penghasil padi terbesar. Misalnya, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme maupun Kedamean.
“Butuh lahan 5 hektar untuk membangun gudang Bulog. Nantinya ditempatkan di Balongpanggang yang merupakan daerah pertanian tanaman padi,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Kamis (30/10/2025).
Keberadaan gudang Bulog ini akan memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas harga gabah petani. Sehingga, tidak bingung lagi menjual gabahnya saat panen.
“Doakan saja segera terwujud agar ekosistem pertanian di Gresik semakin kuat sekaligus memperkuat rantai pasok dan menjaga ketahanan pangan,” ungkapnya.
Selain komoditas padi, sektor hortikultura dan perikanan darat di Gresik juga tumbuh pesat. Produksi cabai merah dan bawang merah dari wilayah selatan Gresik meningkat lebih dari 15 persen dalam dua tahun terakhir, sementara hasil perikanan air tawar dari kawasan Dukun dan Sidayu ikut menguatkan ketahanan pangan lokal.
Sebelumnya, orang nomor satu di Gresik tersebut menggelar rembuk tani bersama Dirut Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi. Dalam pertemuan itu, dirinya memastikan harga pupuk bersubsidi turun sebesar 20 persen.
Penurunan harga pupuk bersubsidi ini diikuti peningkatan alokasi nasional. Dari semula 5 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Sistem distribusi juga lebih sederhana agar pupuk dapat tersalurkan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kami berkomitmen memastikan kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah, termasuk Gresik, terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. [dny/aje]






