Surabaya (beritajatim.com) – DPD Partai Golkar Surabaya menyebut bakal mendukung Eri Cahyadi untuk maju pada Pilwali 2024. Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni mengatakan hal itu sesuai aspirasi seluruh pimpinan kecamatan dan kelurahan partai golkar yang berharap partai berlambang beringin ini mendukung Eri Cahyadi dalam Pilwali 2024 mendatang.
“Tetapi itu kan masih usulan dari pimpinan kecamatan dan kelurahan yang ada di kota Surabaya, penentuan itu kan ada di DPP,” kata Arif Fathoni saat dihubungi, Selasa (15/8/2023).
Menurut Toni sapaan lekatnya, berdasarkan potret gambaran masyarakat yang disajikan oleh hasil survei SSC gambaran realita bahwa masyarakat kota Surabaya puas terhadap kinerja Eri Cahyadi-Armuji.
“Mas Eri Cahyadi dan Armuji ini sudah bekerja pada rel yang diharapkan. Artinya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja wali kota cukup tinggi maka, ya kami mengapresiasi itu,” katanya.
Toni menyadari Golkar Surabaya bukan bagian dari partai pengusung Eri Cahyadi pada Pilwali 2020 lalu. Namun, bagi Golkar sepanjang pemimpin itu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Surabaya, Golkar berada didalam gerbong dukungan itu.
“Nah artinya apa, didalam Pemilukada November 2024 mendatang itu akan mengusung Eri Cahyadi, kami tentu harus kulonuwun. Karena bagaimanapun juga partai induknya Mas Eri ini kan PDIP, ya kami akan berharap akan turut serta mengantarkan Mas Eri dalam periode selanjutnya,” katanya.
Akan tetapi, Toni tak dapat memastikan dukungan tersebut karena keputusan ada di DPP Golkar. Walaupun PKPL mendukung Eri Cahyadi dalam Pilwali 2024 mendatang.
“Kalau kepastian itu kan ada di DPP, tetapi usulan dari pkpl se-kota Surabaya itu sepertinya menghendaki Golkar ikut ambil bagian dalam mendukung mas Eri Cahyadi di Pemilukada November mendatang,” ujar mantan aktivis LMND ini.
“Tetapi karena Mas Eri ini kader PDIP, kami harus tetap kulonuwun ke DPC PDIP untuk mengutarakan niat dan maksud kami. Soal berkenan dan tidak berkenan itu biar diurus oleh dewa-dewa petinggi-petinggi partai yang ada di Jakarta,” ujar Toni .
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku ingin fokus di Surabaya, saat ditanya soal peluangnya maju Pilkada 2024. Eri mengatakan dirinya tak memikirkan Pilkada 2024.
“Saya pil koplo saja. Karena hari ini tugas saya adalah menyelesaikan kemiskinan. Karena kalau saya nggak bisa menyelesaikan kemiskinan dan macem-macem tambah koplo,” kata Eri saat ditanya kemungkinan dirinya akan ikut Pilgub Jatim atau Pilwali, Selasa (8/8/2023).
Politisi PDIP ini pun menegaskan bahwa dia hanya ingin fokus menyelesaikan tugasnya dengan Surabaya untuk upaya menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, maupun stunting. “Wes ga usah mikil pil pil liyane, hari ini saya untuk orang Surabaya dan Insyaallah akan tetap di Surabaya. Saya tetap di Surabaya hari ini untuk menyelesaikan kemiskinan,” kata Eri.
Eri Cahyadi Menyeruak di Antara Kandidat Cagub Jatim
Dari hasil riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) mengenai kecenderungan perilaku politik warga Surabaya menjelang Pemilu 2024.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi secara elektabilitas namanya menyeruak di antara kandidat Cagub Jatim. Tingkat elektabilitas Eri Cahyadi tercatat sebesar 18,4% dalam bursa Cagub Jatim, Angka ini menempel perolehan Tri Rismaharini yang mencatatkan angka sebesar 19,8%, kemudian ada Emil Dardak dengan 11,3%.
“Memang Khofifah masih memuncaki hasil survei elektabilitas di Jatim dengan 36,3%, dan sisanya, Syaifullah Yusuf dengan 3,3%, kemudian ada Anwar Sadat dengan 2,4%, Kusnadi dengan 1,8% serta Achmad Fauzi dengan 1,6%,” kata Peneliti Senior SSC, Surokim Abdussalam.
Lebih lanjut Surokim mengatakan berdasarkan fakta empirik, angka 36%, untuk seorang incumbent adalah bukan angka yang aman. “Dengan fakta tersebut, di gelaran Pilgub 2024, Baik Risma, Eri maupun Emil akan menjadi penantang serius buat Khofifah. Apalagi jika dalam waktu tersisa menjelang 2024 ini Khofifah tidak bisa melahirkan program-program terobosan yang bisa merebut hati pemilih,” katanya.[asg/kun]
BACA JUGA: Golkar Surabaya Siap Antarkan Prabowo Subianto Jadi Presiden






