Blitar (beritajatim.com) – Partai Gerindra resmi memberikan rekom Calon Bupati Blitar kepada Rini Syarifah atau yang akrab disapa Mak Rini. Meski demikian, ternyata tidak semua kader Gerindra setuju dan mengikuti rekom tersebut.
Salah satunya adalah Ketua Deks Pemilu DPD Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Adib Zamhari. Pria yang akrab disapa capt Adib tersebut dengan tegas menolak untuk mendukung Rini Syarifah-Abdul Ghoni.
Adib menyebut, menyebut bahwa rekom untuk pasangan Rindu (Rini Syarifah dan Abdul Ghoni) sudah melenceng dari hasil Rapimnas partai. Hasil Rapimnas menyepakati bahwa yang diusung untuk Pilkada adalah kader partai.
Ketua Desk Pemilu DPD Gerindra Kabupaten Blitar tersebut justru mendukung pasangan lain yakni Rijanto-Beky Herdiansyah. Alasannya karena Beky Herdiansyah merupakan kader Gerindra. “Jelas ada kader yang maju, ini harus diusung sesuai hasil dari Rapimnas Partai Gerindra,” tegas Adib Zamhari, Senin (2/9/2023).
Sikap Adib ini tentu bertentangan dengan sikap partai yang memberikan rekom dan dukungan ke Rini Syarifah-Abdul Ghoni. Tentu ini bertolak belakang dengan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Verdian Reza Alvisa.
Menurut Alivisa, rekom tersebut merupakan keputusan dari pusat. Sehingga semua kader wajib untuk mentaati rekom tersebut termasuk dirinya sendiri. “Kita pilih yang sudah pasti menang, ini pilihan dari pusat,” kata Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Verdian Reza Alvisa.
Alivisa menegaskan mendukung calon lain bukan berarti tidak mampu mengusung calon sendiri. Namun menurutnya pemilihan rekom ini karena Mak Rini-Abdul Ghoni dinilai memiliki peluang menang yang lebih besar dari pasangan calon lain. “Mendukung itu tidak berarti kita tak mampu mengusung calon sendiri. Memang arahan dan rekom yang sudah ditandatangani presiden terpilih itu ke Mak Rini dan Abdul Ghoni,” pungkasnya. (owi/kun)






