Ngawi (beritajatim.com) – Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023, warga Ngawi masih mengeluhkan adanya balap liar. Seperti yang dikeluhkan Siti warga Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi. Wanita 35 tahun itu curhat ke polwan anggota Polres Ngawi terkait adanya balap liar.
“Banyaknya pemuda yang nongkrong di pinggir jalan kemudian mengadakan balap liar menjelang Maghrib, sehingga mengganggu masyarakat sekitar,” kata Siti, Jumat (21/4/2023)
Keluhan Siti itu langsung ditanggapi oleh Perwira Urusan Administrasi Perencanaan (Paur Bagren) Iptu Edhi Setyaningsih. Keluhan itu disampaikan Siti yang tengah berbelanja keperluan lebaran di sebuah pertokoan di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Ngawi.
Menanggapi hal tersebut, Edhi Setyaningsih akan menyampaikan permasalahan yang dialami Siti ke Pimpinan untuk ditindak lanjuti.
“Permasalahan akan kami sampaikan ke Pimpinan dan Polres Ngawi akan sesering mungkin meningkatkan patrolinya demi mencegah kenakalan remaja dan balap liar di daerah tersebut,” kata Edhi Setyaningsih.
https://beritajatim.com/peristiwa/niat-3-pemuda-ngawi-balapan-liar-di-jalan-desa-batal-keburu-diamankan-polisi/
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2023, Polres Ngawi menerjunkan Srikandinya untuk memberikan imbauan juga mendengarkan keluhan atau permasalahan yang ada di pusat pertokoan
“Sengaja kami pilih lokasi sekitar pertokoan, karena banyak warga berkumpul di sini untuk melakukan transaksi. Kami berikan imbauan dan mendengarkan keluhan warga secara langsung, jelang lebaran ini,” jelas Iptu Edhi Setyaningsih ketika memberikan konfirmasi kepada TribrataNews
Pihaknya mengimbau agar masyarakat berhati-hati jika berada di tempat keramaian. Utamanya mengawasi anak, barang bawaan, hingga harta benda. (fiq/ted)






