Jakarta (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, mengadakan audiensi dengan Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Federasi Rusia, Andrey Denisov pada hari Rabu (9/8/2023) di ke DPD RI. Di dalam pertemuan dengan delegasi Dewan Federasi Rusia tersebut, Nono mendorong terjalinnya kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia khususnya pada bidang penyediaan energi dan antariksa.
Dalam pertemuan tersebut, Nono menjelaskan bahwa dalam kunjungan DPD RI ke Rusia yang dilakukan beberapa waktu lalu, salah satu wacana kemitraan strategis yang akan dilakukan antara Indonesia dengan Rusia adalah di bidang antariksa dan penyediaan energi melalui tenaga nuklir. Rusia sedang mengembangkan tenaga listrik berbasis nuklir dengan sistem floating berkapasitas 100-110 megawatt yang cocok untuk pulau-pulau sedang, terutama di Kawasan Timur Indonesia sebagai salah satu fokus pembicaraan sebelumnya.
Menurut Nono, hasil kunjungan ke Rusia beberapa waktu lalu pun telah disampaikan ke pemerintah dan mendapat respons yang positif. Oleh karena itu, Nono berharap pembahasan kerja sama di dua bidang tersebut dapat dilanjutkan dan direalisasikan dengan segera.
“Saya sudah mendiskusikan hal ini dengan Wapres Ma’ruf Amin dan sangat mungkin diwujudkan. Kita harap ada kosmonov dari Indonesia yang dapat diikutkan dalam program antariksa,” jelasnya.
BACA JUGA:
Setjen DPD RI Siap Hadapi Pengadaan ASN 2023
Selain itu, Nono mendorong adanya kerjasama penyediaan beasiswa bagi pelajar Indonesia yang akan menempuh pendidikan di Rusia. Dia mengharapkan kerja sama akan tetap ada dan ditingkatkan pada masa mendatang.
Sementara itu, Andrey Denisov menyambut baik wacana peningkatan kerja sama antara kedua negara. Khususnya setelah Presiden Joko Widodo mengunjungi Rusia, beberapa waktu lalu, sebagai upaya untuk membangun jalinan kerja sama yang kuat antara kedua negara.
BACA JUGA:
BKSP DPD RI Dorong Kerja Sama dengan Parlemen Prancis
Andrey berharap agar peningkatan kerja sama dapat di dalam kemungkinan diperluas di bidang bahan baku, penyediaan energi listrik, dan pengadaan pupuk.
“Kami juga bersedia untuk membantu dalam rencana pembuatan infrastruktur untuk ibu kota Indonesia yang baru. Kami siap melakukan komunikasi dalam menjalin peningkatan kerja sama antara kedua negara,” ucap Andrey, yang didampingi oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva dan Anggota Komite Keuangan dan Pasar Keuangan Dewan Federasi Rusia Tatiana Sakharova. [beq]






