Surabaya (beritajatim.com) – PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI) memperkuat sinergi strategis dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur dalam mendorong lelang yang transparan dan terpercaya. Kolaborasi ini diwujudkan melalui acara bertajuk Halal Bihalal Lelang di Gedung Keuangan Negara II Surabaya, pada Kamis (24/4/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur Dudung Rudi Hendratna, jajaran direksi dan manajemen AUKSI, serta mitra dari sektor perbankan, pembiayaan, dan balai lelang lainnya.
Dalam kesempatan ini, Dudung menekankan pentingnya peran lelang sukarela dalam mendukung penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi. “Pelaksanaan lelang sukarela dapat meningkatkan kinerja lelang, mendongkrak PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), serta memperkenalkan mekanisme lelang yang mudah, aman, dan transparan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dudung juga menjelaskan bahwa lelang merupakan bagian dari proses jual beli yang legal dan adil. “Jenis lelang ada dua, yakni lelang wajib dan sukarela. Di Jawa Timur sendiri, kita punya target sebesar Rp5,6 triliun, dan saat ini capaian pokok lelang sudah mencapai Rp1,5 triliun. Animo masyarakat terhadap lelang semakin tinggi karena mekanisme lelang merupakan cara jual beli paling fair,” jelasnya.
Sebagai balai lelang swasta yang menjunjung tinggi prinsip transparansi dan kepatuhan regulasi, AUKSI terus berinovasi melalui sistem lelang digital yang terdokumentasi dan sesuai ketentuan hukum. Proses ini menjamin keterbukaan dan kepercayaan dalam setiap transaksi.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah peresmian Kantor Perwakilan AUKSI di Surabaya, yang beralamat di Jl. Raya Gilang No. 93, Sidoarjo. Kehadiran kantor baru ini menjadi bagian dari ekspansi strategis AUKSI untuk memperluas jangkauan layanan lelang di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
“Dengan kantor perwakilan di Surabaya, kami ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat dan mitra usaha. Ini sejalan dengan misi kami menghadirkan proses lelang yang aman, patuh, dan profesional,” ujar Tantu Agung Suharto, Director of AUKSI.
Tantu juga mengungkapkan bahwa dalam lelang hari ini terdapat 52 unit kendaraan yang dilelang. Ia menjelaskan bahwa untuk mengikuti lelang, peserta cukup membeli Nomor Induk Peserta Lelang (NIPL) senilai Rp5 juta.
“Dengan NIPL tersebut, peserta sudah bisa melakukan bid untuk satu unit kendaraan. Jika pada hari itu tidak menang, uang NIPL akan dikembalikan sepenuhnya. Jadi sebenarnya tidak ada biaya jika tidak menang. Itulah mekanisme lelang sukarela,” jelasnya.
Selain itu, acara juga diramaikan dengan perayaan HUT AUKSI ke-12 yang ditandai pemotongan tumpeng, pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari panti asuhan, serta pelaksanaan lelang hybrid yang bisa diikuti secara langsung maupun online. Sebagai bentuk apresiasi, AUKSI menyediakan hadiah jutaan rupiah untuk peserta lelang terpilih melalui sistem undian.
Dengan kolaborasi bersama DJKN dan ekspansi layanan, AUKSI terus memperkuat posisinya sebagai balai lelang mobil terpercaya di Indonesia, yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan berkomitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas. [ipl/kun]






