Mojokerto (beritajatim.com) – Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meresmikan Gedung Laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) serta meluncurkan Labkesmas ILP dan Gayatri ILP SATU SEHAT di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, dan Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro.
Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Mojokerto telah menerapkan enam pilar transformasi kesehatan yang digagas oleh Kemenkes RI.
Pilar-pilar tersebut meliputi transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem kesehatan masyarakat, sistem pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia (SDM) kesehatan, dan transformasi digital.
Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menjelaskan bahwa transformasi kesehatan yang diterapkan di Kota Mojokerto telah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 80,90 dan angka harapan hidup yang mencapai 74 tahun.
“Kami memiliki enam puskesmas, 11 puskesmas pembantu, dan lebih dari 170 posyandu sebagai sumber daya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kota Mojokerto juga telah meraih Universal Health Coverage (UHC) kategori utama, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kesehatan masyarakat. “Kami berupaya agar pada tahun 2045, masyarakat Kota Mojokerto menjadi masyarakat yang bugar dan siap menyongsong Indonesia Emas,” tambahnya.
Dr. Maria Endang Sumiwi menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas. “Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga layanan yang berkualitas. Kami berfokus pada pencegahan, sehingga masyarakat tidak perlu berobat ke rumah sakit,” jelasnya.
Laboratorium BSL-2 yang baru diresmikan ini akan memungkinkan pengujian mikroba dengan metode PCR dan kultur bakteri sesuai standar, serta pemeriksaan laboratorium klinik, mikrobiologi, dan kimia, sehingga meningkatkan keamanan dan kualitas layanan kesehatan di Kota Mojokerto.
Dengan adanya fasilitas baru ini, diharapkan Kota Mojokerto dapat menjadi contoh dalam menyelesaikan masalah kesehatan secara tuntas, serta meningkatkan hasil pelayanan kesehatan melalui pendekatan continuum of care. [tin/ian]
![Dirjen Kesmas Kemenkes RI Resmikan Lab BSL-2 Milik Pemkot Mojokerto Dirjen Kesmas Kemenkes RI bersama Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro saat meresmikan Gedung Lab. BSL 2 serta Launching Labkesmas ILP dan Gayatri ILP SATU SEHAT di Labkesda Kota Mojokerto. [Foto: Ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241002-WA0110.jpg)





