Bangkalan (beritajatim.com) – KONI Bangkalan digerujuk anggaran Rp7,2 miliar untuk persiapan Porprov Jatim VIII. Di ajang ini, KONI Bangkalan menargetkan posisi Top 10 atau 10 besar.
Ketua KONI Bangkalan, Moch Fauzan Ja’far mengatakan, jumlah cabang olahraga (cabor) yang diikuti di Porprov kali ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Jika pada Porprov 2022 KONI Bangkalan mengirimkan atlet di 30 cabor, maka tahun ini hanya 25 cabor.
“Untuk tahun ini, kami bawa 25 cabor supaya lebih efektif dan efisien,” ujar Fauzan, Minggu (2/4/2023).
Ia mengatakan, di 25 cabor tersebut Kontingen Bangkalan meraih medali pada gelaran Porprov tahun lalu. Meski begitu, para atlet dari cabor lain yang belum bisa mengikuti Porprov tahun ini tetap dilakukan pembinaan dan latihan agar bisa mengikuti Porprov di tahun mendatang.
Baca Juga:
Diduga Terpapar Campak, Dinkes Bangkalan Kirim 13 Spesimen Balita ke BBLK Jatim
“Para atlet yang belum terpilih untuk mengikuti Porprov jangan berkecil hati. Ini sebagai motivasi agar yang lain juga terus berusaha menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Fauzan mengatakan, di tahun ini pihaknya menargetkan bisa mendapatkan 150 poin. Target ini juga menjadi tagline “Bangkalan Tos Seket” untuk memacu semangat para atlet.
“Target kami 150 poin dan bisa masuk dalam 10 besar,” tambahnya.
Baca Juga:
Pembangunan Pelabuhan Socah dan Tanjung Bulu Pandan Bangkalan, Tahapan Jalan Terus
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan, Ahmad Ahadiyan Hamid mengatakan, pihaknya sudah memberikan tambahan anggaran untuk KONI Bangkalan sebesar Rp200 juta. Meski tidak besar, dia berharap dengan tambahan anggaran itu Bangkalan bisa berjaya dan mampu mencapai target.
“Iya betul ada anggaran tambahan. Semoga para atlet yang berjuang bisa memberikan medali emas untuk Bangkalan,” pungkasnya. [sar/beq]






