Sumenep (beritajatim.com) – Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2018- 2024 meyakini bahwa berbicara tentang ‘Indonesia Emas’, bukan hanya tentang isi dompet tapi juga akhlak.
“Pembentukan karakter untuk akhlak yang baik akan melahirkan kepekaan dan empati. Terutama rasa hormat kepada orang tua, guru, dan kyai,” katanya.
Emil E. Dardak berada di Sumenep pada Senin (15/07/2024) guna menghadiri ‘Talkshow Transformasi Kepemimpinan menuju Indonesia Emas’ yang digagas IPNU Sumenep. Acara tersebut merupakan rangkaian pelantikan pengurus IPNU Sumenep. Dalam acara yang digelar di aula Universitas Bahauddin Mudhary (Uniba) Madura, Emil E. Dardak mengisi bersama D. Zawawi Imron.
“Saat ini ramai diperbincangkan ‘Asean Value’. Nah, hormat pada guru, kyai, dan orang tua ini termasuk dalam nilai-nilai itu. Konsep ini relevan dengan tatanan bangsa ke depan,” ujar Emil.
Secara harafiah, ‘Asian Value’ bermakna nilai-nilai yang dipegang oleh masyarakat Asia dan tidak luntur oleh perkembangan jaman.
“Rasa hormat ini akan membangun pembentukan karakter positif, ada kepekaan, empati. Ini yang tidak bisa digantikan oleh ‘AI’ atau kecerdasan buatan,” tukas Emil.
Ia juga mengapresiasi IPNU, badan otonom NU yang bisa menjadi wadah generasi muda dan mendorong peningkatan intelektualitas.
“Acara-acara seperti ini bagus, apalagi menghadirkan pembicara luar biasa seperti Pak Zawawi. Sukses untuk teman-teman IPNU,” ucapnya sambil tersenyum. (tem/ian)






