Surabaya (beritajatim.com) – Program peningkatan produksi gula nasional terus menunjukkan progres positif. Komisaris Utama PT Danantara Asset Management (Persero), Rabin Indrajad Hattari, memastikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Sei Semayang, unit usaha PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pelaksanaan proyek nasional di sektor gula yang dijalankan oleh SGN sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara. Turut hadir mendampingi, Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), jajaran manajemen PT SGN, serta perwakilan PT Danantara.
Dalam sambutannya, Rabin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari manajemen SGN serta menegaskan pentingnya sinergi antar-BUMN dalam menjaga stabilitas pasokan gula nasional.
“Tujuan kami hari ini adalah melihat progres proyek nasional ini secara langsung. Kami memahami pentingnya pemenuhan target konsumsi gula nasional yang terus meningkat setiap tahun. Karena itu, peran PTPN Group dalam menjaga pasokan menjadi sangat krusial,” ujarnya.
Rabin juga menekankan bahwa kolaborasi lintas entitas BUMN menjadi kunci dalam mewujudkan efisiensi dan tata kelola yang kuat. Ia menilai pembentukan Danantara sebagai super holding aset negara bukan sekadar restrukturisasi, tetapi langkah strategis untuk memastikan sinergi berjalan optimal.
“Hari ini bukan lagi zamannya ego sektoral. Pembentukan Danantara justru untuk memperkuat kolaborasi antar lini PTPN Group, agar setiap proyek berjalan dengan visi yang sama dan hasil yang maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rabin menilai proyek strategis yang dijalankan SGN akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan dalam empat tahun ke depan, dan keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi yang solid di lapangan.
“Ekspektasi kami tentu tinggi. Danantara akan terus memberikan dukungan penuh selama pelaksanaannya berjalan efektif dan berorientasi hasil,” pungkas Rabin.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Danantara serta Holding PTPN III terhadap proyek-proyek strategis SGN.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Proyek nasional ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat industri gula nasional, meningkatkan produktivitas tebu, sekaligus mendorong kemandirian pangan Indonesia,” ujarnya.
Mahmudi menambahkan, SGN berkomitmen menjalankan transformasi operasional dan efisiensi di seluruh unit pabrik gula guna mencapai target produksi nasional.
“Dengan dukungan dari holding dan Danantara, kami optimistis SGN mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada gula nasional,” tambahnya.[rea]






