Jember (beritajatim.com) – Calon bupati petahana Hendy Siswanto mengawali pekan pertama kampanye pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di pasar Kecamatan Rambipuji, Jumat (27/9/2024). Dia banyak menerima masukan dari masyarakat.
“Alhamdulillah, Jumat berkah, saya mulai berkampanye. Saya sosialisasi, jalan-jalan, mengingatkan warga dan mohon doa restu,” kata Hendy kepada beritajatim.com.
Hendy disambut gembira oleh warga di pasar Rambipuji. Mereka berteriak menyapa.
“Saya nyalon lagi nih,” kata Hendy kepada mereka. Warga pun merespons dengan meminta Hendy tetap menjadi bupati.
Hendy senang melihat respons masyarakat. Popularitas petahana membuat anggota tim pemenangan yang mendampinginya tak begitu bekerja keras. Hendy melayani sejumlah warga yang berswafoto, bercakap-cakap seputar pekerjaan dan keluarga. “Jualannya ramai atau tidak,” katanya.
Dari percakapan dengan warga ini, Hendy mengecek langsung harga tomat dan cabai. “Harganya agak turun karena over produksi. Tapi sekarang mulai merangkak naik,” katanya.
Hendy juga menanyakan persoalan-persoalan terkini yang dihadapi masyarakat. Sebagian mengeluhkan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram. “Padahal sudah kami kirim gas cukup banyak. Berlipat malah,” katanya.
Hendy berjanji akan meneruskan keluhan warga ini kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember dan Pertamina. “Insyaallah mereka akan memenuhi di daerah-daerah seperti Rambipuji. Saya heran juga (kenapa langka), Saya masih perlu cek lebih detail kembali,” katanya.
Mengawali pekan pertama kampanye dengan berjalan-jalan, membuat Hendy menerima banyak informasi di lapangan tentang daya beli dan inflasi. “Maknanya banyak buat saya. Masyarakat mendapatkan jawaban secara langsung,” katanya.
Hendy juga mendatangi sejumlah lokasi tempat konstituen berkumpul. Ia menjelaskan capaian-capaian pembangunan selama Hendy-Firjaun memimpin.
“Silakan dikoreksi. Tapi saya berharap warga juga bisa menyampaikan kepada yang lain tentang apa yang sudah dikerjakan Pak Haji Hendy dan Gus Firjaun. Sanpaikan kebenaran itu, sampaikan hasil itu, sampaikan kekurangan itu. Justru kami maju lagi untuk menyelesaikan kekurangan-kekurangan itu,” kata Hendy.
Menurut Hendy, masa pemerintahannya sangat terbatas. “Hanya 3,5 tahun dipotong masa Covid satu tahun, masih belum cukup. Tapi kalau sudah ada hasilnya, wajib mereka mendukung dan ikut menyampaikan kebenaran tersebut kepada warga lain agar tidak salah pilih,” katanya.
Berpasangan dengan calon wakil bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Hendy diusung oleh PDI Perjuangan. Hendy-Firjaun adalah kandidat petahana yang dalam pemilihan kepaal daerah pada 2020 silam berhasil memperoleh 489.794 suara dukungan atau 46,60 persen. [wir]






