Tulungagung (beritajatim.com) – Pengendara motor di Kabupaten Tulungagung tewas setelah tertabrak bus Bagong di jalan umum masuk Desa Pulerejo, Kecamatan Ngantru.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi kemarin petang. Korban diketahui berinisial MZ, warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru. Pengemudi bus Bagong diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas sehingga menabrak korban.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila mengatakan peristiwa ini bermula saat bus Bagong dengan plat nomor N 7223 UI yang dkemudikan oleh MY, warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri melintas dari arah utara ke selatan.
Sedangkan korban mengendarai sepeda motor dari arah sebaliknya. “Korban sedang mengendarai motor dengan olat nomor AG 4062 RFA melintas dari arah selatan menuju utara,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).
Setibanya di lokasi kejadian, bus Bagong berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas sehingga terlalu memakan jalan sebelahnya.
Akibat jarak yang terlalu dekat korban tidak sempat menghindar sehingga terkena bagia body sebelah kanan bus.
“Saat berjalan dari arah utara ke arah selatan bus mendahului kendaraan didepannya terlalu kekanan dan kurang memperhatikan arus lalulintas dari arah selatan ke arah utara akhirnya body depan sebelah kanan bus mengenai korban,” tuturnya.
Kerasnya benturan membuat tubuh korban terpental. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi yang tiba langsung mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan. Usai menabrak korban bus juga langsung berhenti.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati hati di Jalan untuk selalu menaati peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.” pungkasnya. [nm/aje]






