Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemerintah terus mendorong pengembangan industri hilirisasi produk turunan kelapa sawit yang untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan membangun ekosistem ekonomi kerakyatan.
Hal ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dengan memanfaatkan potensi Indonesia sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.
Untuk mendukung hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI dari PDI Perjuangan, Indah Kurnia mengajak Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi dalam membangun program tersebut di Kabupaten Sidoarjo yang dikenal sebagai kota industri.
“Hilirisasi produk kelapa sawit merupakan hal yang harus dikembangkan untuk ketahanan ekonomi masyarakat, Sidoarjo dengan potensi industrinya, sangat mampu untuk menciptakan itu,” kata Indah Kurnia saat berbicara di acara Sosialisasi dan Expo Sawit Baik di Desa Kedungsolo Kec. Porong Jumat (14/7/2023).
Acara ini diselenggarakan berkat kerja sama yang baik antara anggota DPR RI Indah Kurnia dengan Lembaga Kajian Strategi dan Pembangunan Pemerintah atau LKSP selaku penyelenggara serta dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.
Kepala Divisi Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society BPDPKS, Aida Fitria berharap kegiatan ini akan menjadi momentum agar masyarakat Sidoarjo bisa mengenal lebih jauh tentang sawit dan mengetahui bahwa sawit merupakan sumber energi dan pangan Indonesia.

“Kelapa sawit sangat bermanfaat untuk kehidupan masyarakat Indonesia. Dari kelapa sawit, kita bisa menjaga ketahanan energi dan pangan kita, untuk masa depan bangsa Indonesia,” jelas Aida.
Sedangkan anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan H. Suyarno menyampaikan kegiatan ini merupakan ikhtiar membangun ekonomi kerakyatan untuk pembangunan Kabupaten Sidoarjo dalam jangka yang panjang.
“Kegiatan ini sangat bagus untuk kita belajar apa saja yang bisa dihasilkan kelapa sawit untuk pembangunan Indonesia. Kita berharap Sidoarjo bisa mempelopori tumbuhnya industri produk turunan kelapa sawit berbasis ekonomi kerakyatan,” harapnya.
Baca Juga: Proyek Flyover Aloha Sidoarjo Capai 56 Persen, Siap Ujicoba Fungsional pada Nataru 2023
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para para kepala desa dan warganya dari Candipari, Kedungsolo, Kesambi Kec. Porong berserta para kepala desa dari Kandangan, Mojoruntut, Tanjekwagir, Waung, Rejeni, Balonggarut, Cangkring, Jenggot dan Kedungrawan Kec. Krembung.
Kegiatan ini diharapkan bisa menambah pengetahuan masyarakat Sidoarjo akan manfaat kelapa sawit dan bisa menghasilkan program yang bisa mendukung ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Sidoarjo. (isa/ted)






