Blitar (beritajatim.com) – Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Kabupaten Tulungagung resmi menjajaki komitmen untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim XI tahun 2029. Wacana ambisius ini diharapkan mampu menciptakan poros baru kekuatan olahraga dan pariwisata di wilayah Mataraman.
Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pemetaan fasilitas guna mendukung rencana tersebut. Komunikasi intensif antarwilayah menjadi kunci utama untuk menyelaraskan kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah.
“Pinginnya di Porprov yang ke-11 kita bisa menjadi tuan rumah bersama, kita nanti bersama Kota Blitar dan Tulungagung akan berkomunikasi lagi,” ungkap Fatatoh pada Senin (16/2/2026).
Rencana ini akan segera dibawa ke meja diskusi bersama Pemerintah Kota Blitar dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Upaya menyatukan visi ini sangat krusial agar pengajuan tuan rumah bersama memiliki posisi tawar yang kuat di tingkat provinsi.
“Ini yang masih kita akan komunikasikan lagi,” imbuhnya menekankan pentingnya sinergi antar-kepala daerah.
KONI Kabupaten Blitar menyadari sepenuhnya bahwa kelayakan menjadi tuan rumah sangat bergantung pada standar fasilitas olahraga yang dimiliki. Oleh sebab itu, perbaikan dan penambahan sarana pertandingan menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan.
Salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah fakta bahwa Kabupaten Blitar hingga saat ini belum memiliki Gedung Olahraga (GOR) yang representatif. Kondisi ini memicu KONI untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di beberapa titik potensial.
“Kita tahu bersama kita belum punya GOR, maka dari itu ini kita sudah ajukan di bekas lapangan di Srengat maka dari itu kami berharap ini bisa segera ditindak lanjuti oleh dinas terkait,” tegas Fatatoh.
Pengajuan pembangunan di wilayah Srengat diharapkan menjadi solusi konkret untuk menutupi kekurangan fasilitas saat ini. Langkah koordinasi dengan dinas terkait dipacu agar perencanaan GOR di Srengat dapat segera masuk dalam tahap eksekusi pembangunan. Kesiapan GOR tersebut akan menjadi aset vital bagi Kabupaten Blitar dalam mendukung cabang olahraga yang akan dipertandingkan nanti.
Persiapan yang matang sejak dini dinilai akan memberikan dampak positif bagi pembinaan atlet lokal di wilayah Blitar dan Tulungagung. Selain itu, ajang Porprov Jatim XI 2029 diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor sport tourism. [owi/beq]






