Batu (beritajatim.com) – Batu Secret Zoo, bagian dari Jatim Park Group, secara resmi memperkenalkan koleksi satwa baru yang menjadi sorotan utama. Pada 15 Desember 2024, exhibit Red Panda diresmikan oleh Konsul Jenderal Jepang, Mr. Takeyama Kenichi, dalam sebuah acara yang juga dihadiri oleh Direktur Jatim Park Group, Rio Imam Sendjojo, dan Ronny Sendjojo. Momen ini menandai tonggak penting dalam kerja sama konservasi satwa internasional antara Indonesia dan Jepang.
Kini, Batu Secret Zoo menjadi lembaga konservasi kedua di Indonesia yang memiliki Red Panda. Dua Red Panda, Kaito dan Fujimaru, masing-masing berusia dua tahun, didatangkan langsung dari Tama Zoological Garden, Tokyo, Jepang, pada Juli dan Oktober 2024. Kehadiran mereka merupakan bukti kemampuan Batu Secret Zoo dalam memenuhi standar tinggi yang ditetapkan oleh JAZA (Japanese Association of Zoos and Aquariums).
Selain Red Panda, Batu Secret Zoo juga menyambut tiga Jerapah Reticulata pada 10 November 2024. Dua betina bernama Aki dan Yuno, masing-masing berusia satu dan 1,5 tahun, serta seekor jantan bernama Kiryu yang berusia 1,5 tahun, didatangkan dari kebun binatang di Jepang. Kerja sama dengan JAZA dan SEAZA (Southeast Asian Zoos and Aquariums Association) ini bertujuan meningkatkan variasi genetik satwa langka di Indonesia.
Manajer Marketing dan Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memperkaya koleksi satwa, tetapi juga memainkan peran penting dalam konservasi.
“Dengan bergabung dalam jaringan konservasi JAZA, Batu Secret Zoo memiliki peran strategis dalam melestarikan satwa yang terancam punah, seperti Red Panda dan Jerapah Reticulata,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kerja sama internasional, Batu Secret Zoo juga akan mengirimkan satwa Malayan Tapir ke Tama Zoological Garden pada akhir Desember 2024. Program ini bertujuan mendukung upaya breeding satwa di Jepang.
Dukungan dan Apresiasi dari Konsul JepangPada acara peresmian exhibit Red Panda, Konsul Jenderal Jepang, Mr. Takeyama Kenichi, memberikan apresiasi kepada Batu Secret Zoo.
“Batu Secret Zoo telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pengelolaan kebun binatang dengan standar tinggi. Ini adalah langkah positif untuk mendukung keberlanjutan populasi satwa di alam liar,” ungkapnya.
Edukasi dan Konservasi untuk Masa DepanKurator Batu Secret Zoo, Mariusz Lech, menambahkan bahwa populasi Red Panda dan Jerapah Reticulata terus terancam akibat kehilangan habitat dan perburuan liar.
“Melalui program breeding ini, kami berharap dapat membantu melestarikan satwa langka sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi,” katanya.
Promo Spesial untuk Akhir TahunDalam rangka libur akhir tahun, Jatim Park Group menghadirkan berbagai promo spesial. Pengunjung dapat menikmati pengalaman wisata edukasi, termasuk melihat langsung Red Panda dan Jerapah Reticulata di exhibit baru.
Dengan langkah inovatif dan komitmen terhadap pelestarian satwa, Batu Secret Zoo terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata edukasi terkemuka di Indonesia. [dan/beq]






