Jakarta (beritajatim.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik Abdullah Azwar Anas menjadi MenPAN-RB yang menggantikan almarhum Tjahjo Kumolo. Pelantikan dilakukan karena masa berkabung 40 hari sejak kematian Tjahjo Kumolo telah lewat.
Saat ini, Azwar Anas merupakan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak Januari 2022. Sebelum di LKPP, Azwar Anas adalah Bupati Banyuwangi selama dua periode (21 Oktober 2010-17 Februari 2021).
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya telah menyerahkan nama pengganti dari almarhum Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) yang meninggal dunia pada 1 Juli 2022.
Hasto mengakui, ada lebih dari satu nama kader PDI-P yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Menpan-RB.
“Ya pada hari Kamis yang lalu Ibu Mega (Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri) sudah bertemu dengan Presiden Jokowi dan nama-nama sudah diserahkan,” kata Hasto menjawab wartawan di sela Pameran Lukisan “Freedom of Harmony” kawasan Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (23/8/2022) lalu.
Tunggu 40 Hari
Menurut Hasto, penyerahan nama itu sudah sesuai sistem presidensial yang diterapkan di Indonesia. Dalam sistem pemerintahan tersebut, maka presiden lah yang berhak memutuskan siapa nama yang dipilih menggantikan Tjahjo.
“Sehingga nama-nama sudah diserahkan. Sehingga bapak presiden Jokowi lah yang akan menetapkan dan akan menentukan kapan momentumnya,” tutur Hasto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”abdullah-azwar-anas”]
Dia mengatakan, sebelumnya, PDI-P menyarankan agar Jokowi mengambil jeda waktu untuk memutuskan siapa pengganti Tjahjo, setelah 40 hari masa berkabung selesai. Menurutnya, hal tersebut, kini sudah terlampaui. Dengan demikian, dalam waktu dekat, PDI-P menilai Jokowi akan mengumumkan nama itu.
“Itu sudah terpenuhi dan sekarang presiden lah yang nanti akan mengumumkan siapa pengganti pak Tjahjo,” kata Hasto. [hen/but]






